PADANG, FOKUSSUMBAR.COM– Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) melalui program MKI Peduli mendukung pemasangan instalasi listrik di Hunian Sementara (Huntara) korban bencana di Koto Tuo, Kecamatan Pauah, Kota Padang, Sumatera Barat.
Direktur Eksekutif MKI Pusat, Abdul Haris, meninjau langsung lokasi Huntara untuk memastikan proses dan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Kunjungan tersebut dilakukan Selasa (13/1).
“Kami ingin memastikan bagaimana proses dan pelaksanaan program MKI Peduli di Sumatera Barat, khususnya di lokasi Huntara ini,” kata Abdul Haris.
Pada kunjungan tersebut, Abdul Haris didampingi General Manager PLN UID Sumatera Barat Ajrun Karim, Ketua MKI Sumatera Barat Insannul Kamil, Sekretaris MKI Sumatera Barat Asril Kalis, jajaran manajemen PLN UID Sumbar, serta pengurus MKI Sumatera Barat.
Rombongan disambut Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Eviyandri Rajo Budiman, yang selama ini mengawal pembangunan Huntara.
Abdul Haris menjelaskan, MKI berkontribusi dalam penanganan dampak bencana alam di Sumatera Barat dengan memberikan bantuan berupa pengadaan dan pemasangan instalasi listrik di Huntara Kapalo Koto.
“Kami berharap pengerjaan instalasi listrik ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga hunian segera difungsikan dengan layak,” ujarnya.
Sementara itu, GM PLN UID Sumatera Barat Ajrun Karim menyatakan kesiapan PLN dalam mendukung penyediaan listrik untuk Huntara. Menurutnya, pasokan listrik di Sumatera Barat sangat mencukupi.
“Sumatera Barat saat ini memiliki surplus daya sekitar 120 megawatt, sehingga tidak ada kendala dari sisi pasokan listrik. Untuk Huntara ini dibutuhkan enam tiang listrik,” kata Ajrun.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Eviyandri Rajo Budiman menyebutkan Huntara Kapalo Koto terdiri dari 100 unit hunian yang terbagi dalam dua blok. Setiap blok dilengkapi 10 toilet dan kamar mandi, musala, serta fasilitas penunjang seperti area bermain anak dan lingkungan antarblok yang akan dilapisi rumput sintetis.
Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, dalam pembangunan Huntara tersebut.
Ketua MKI Sumatera Barat Insannul Kamil mengatakan kegiatan MKI Peduli merupakan bentuk kepedulian sosial MKI terhadap masyarakat terdampak bencana
“Kehadiran kami merupakan wujud empati dan gotong royong untuk membantu meringankan beban masyarakat di sini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris MKI Sumatera Barat Asril Kalis. Ia menyebutkan MKI berkolaborasi dengan MKI Pusat untuk memastikan instalasi listrik di Huntara dapat segera berfungsi.
“Kami juga mendapat dukungan Politeknik Negeri Padang yang mengerahkan mahasiswa untuk membantu pelaksanaan teknis di lapangan,” kata Asril. (rel/jiga)
