SOLOK SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM – Kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok Selatan dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Aula Sarantau Sasurambi, Selasa (27/01/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Kabupaten Solok Selatan menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, literasi keislaman yang moderat, serta penguatan sosial dan ekonomi umat.
Seiring dengan perkembangan sosial yang terus berlangsung, ia menyampaikan bahwa masjid dituntut untuk mampu berperan lebih luas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjawab tantangan generasi muda, isu kebangsaan, serta persoalan keumatan. Masjid diharapkan menjadi ruang yang inklusif, menyejukkan, dan mempersatukan umat.
Wabup juga mengakui masih adanya sejumlah tantangan yang dihadapi masjid, seperti pengelolaan yang belum optimal, keterbatasan kaderisasi pengurus dan imam muda, serta belum sepenuhnya ramah terhadap generasi muda dan kaum perempuan.
Untuk itu, DMI diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengurus masjid, meningkatkan profesionalisme manajemen, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjaga masjid tetap menjadi pusat pembinaan umat yang inklusif, menyejukkan, serta terhindar dari politisasi praktis dan paham-paham ekstrem.
“DMI harus menjadi rumah besar bagi seluruh masjid, membina tanpa menghakimi, menguatkan tanpa menguasai, dan melayani umat dengan kerja nyata,” tegasnya. (rls)
