PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Ari Irfendi Putra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatera Barat masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Padang, Sabtu (1/3/2026).
Musprov diikuti 13 Pengurus Cabang (Pengcab) kabupaten/kota se-Sumbar yang secara bulat memberikan dukungan kepada Ari untuk memimpin organisasi olahraga bela diri tersebut selama empat tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Ari menyatakan menerima amanah tersebut dengan tekad membangkitkan kembali kejayaan judo Sumatera Barat.
“Saya menerima pinangan ini karena judo memiliki sejarah panjang, namun belakangan kurang terdengar gaungnya. Ini amanah luar biasa dan hanya bisa dijalani bersama-sama,” ujar Ari.
Ia menegaskan, kepemimpinannya bukan sekadar tentang jabatan, melainkan membangun keluarga besar judo yang berlandaskan pendidikan karakter, disiplin, dan dedikasi.
“Judo bukan hanya olahraga, tapi pembinaan mental dan karakter. Kita ingin melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang bisa menasional bahkan mendunia,” katanya.
Ari mengusung visi “Mewujudkan Judo Sumatera Barat yang berprestasi, profesional, berkarakter, dan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.”
Untuk merealisasikan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah misi, di antaranya memperkuat organisasi yang transparan dan profesional, meningkatkan pembinaan atlet usia dini secara berjenjang, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit melalui pendidikan dan sertifikasi, memperluas kejuaraan sebagai wadah pembinaan prestasi, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, KONI, sekolah, perguruan tinggi, dan sektor swasta.
Dalam program prioritasnya, Ari berencana mendorong judo masuk sekolah, mendatangkan pelatih dari luar negeri, memperluas wadah pertandingan, serta membangun pusat pelatihan terpadu. Selain itu, PJSI Sumbar juga akan menggelar kejuaraan minimal satu kali setiap tahun, bertepatan dengan peringatan hari jadi judo Sumbar.
“Pembinaan atlet akan berbasis daerah melalui road show ke kabupaten dan kota. Kita ingin memperbanyak dojo dan memastikan kesinambungan atlet tidak terputus,” tegasnya.
Musprov dibuka oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Hamdanus. Dalam sambutannya, Hamdanus memuji PJSI Sumbar yang mampu menyelenggarakan Musprov tepat waktu.
“Ini tanda awal berjalannya roda organisasi ke depan dengan baik. Banyak pengprov yang abai sehingga masa kepengurusan harus diperpanjang, bahkan ada yang mati suri. Kalau sudah begitu, bukan hanya organisasi yang rugi, atlet juga jadi korban,” ujar Hamdanus.
Ia juga mengapresiasi latar belakang Ari sebagai pengusaha. Menurutnya, banyak cabang olahraga yang dipimpin figur berlatar belakang dunia usaha mampu berkembang pesat.
“Kami berharap saudara Ari Irfendi Putra dapat membawa Judo Sumbar lebih baik lagi dan meningkatkan prestasi atlet di level nasional maupun internasional,” katanya.
Ketua Musprov, Aprinal Lubis, menyebut proses pemilihan berlangsung demokratis dan penuh kebersamaan.
“Sebelum Musprov, insan judo Sumbar mencari figur yang tepat. Dan pilihan itu jatuh ke Ari Irfendi Putra,” ujarnya.
Musprov secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua Umum I KONI Sumbar, Alvira, yang berpesan agar kepengurusan baru tetap solid dan efektif.
“Pengurus tidak perlu gemuk, kecil tapi maksimal. Dinamika itu biasa, namun kita harus tetap solid. Daerah harus bergerak bersama memperbanyak atlet dan dojo agar regenerasi berjalan baik,” katanya.
Kepemimpinan Ari menggantikan ketua sebelumnya, Jamalul Ikhsan, yang telah menuntaskan masa baktinya. Dengan dukungan penuh dari 13 pengcab, PJSI Sumbar diharapkan memasuki babak baru pembinaan prestasi judo di Ranah Minang. (jiga)
