Padang Tegaskan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2026, Klarifikasi Pernyataan Saat Rakor KONI

Perwakilan KONI Padang saat rapat bersama Pengurus OC Porprov 2026, di kantor KONI Sumbar, di Padang, Rabu (4/3/2026). (Foto KONI Sumbar)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kota Padang menyatakan siap menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang.

Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi pernyataan yang disampaikan Sekretaris KONI Padang, Tri Putra Junaidi, saat Rakor Persiapan Porprov XVI yang di­gelar KONI Provinsi Sumatera Barat bersama KONI kabupaten/kota se-Sumbar di Padang, Selasa (24/2), dan diberitakan media yang menyebut Kota Padang tidak berpartisipasi sebagai tuan rumah Porprov 2026.

Tri Putra Junaidi, menegaskan bahwa Kota Padang siap menjadi tuan rumah berapapun cabang olahraga (cabor) yang diusulkan oleh KONI Sumatera Barat.

“Bahwa pernyataan sebelumnya yang menyatakan Padang tidak menjadi tuan rumah Porprov 2026, kami klarifikasi saat ini bahwa Padang siap menjadi tuan rumah Porprov, berapapun cabor yang diusulkan KONI Sumbar,” ujar pria yang akrab disapa Juned tersebut saat rapat bersama Pengurus OC Persiapan Porprov 2026, di KONI Sumbar, Rabu (4/3/2026)

Dalam pertemuan itu hadir Ketua OC Porprov Septri, Sekretaris OC David Melko, Wakil Sekretaris Umum KONI Sumbar Zaimul Bakhri, Kabid Humas Hendri Parjiga, dan Anggota Humas Ridho Syarlinto. Dari KONI Padang turut hadir Bendahara Zulhardi Z Latif, Wakil Ketua Sepriandi dan Esneti, Wakil Sekretaris Syahril Bais, serta Wakil Sekretaris Umum Yuherdi.

Juned menegaskan pentingnya segera diterbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan tuan rumah beserta jumlah cabor yang akan dipertandingkan.

“Seperti Kota Padang sementara diamanahkan menjadi tuan rumah pada 15 cabor, ini harus ditetapkan segera. Atau Kota Padang dipercaya jadi tuan rumah 20 cabor, juga tidak apa-apa,” tegasnya.

Menurutnya, penetapan resmi tersebut sangat dibutuhkan untuk perencanaan anggaran yang akan dibahas dalam Perubahan APBD Kota Padang.

“Saat ini kami tidak bisa membahas dengan DPRD dan Dispora perihal anggaran tuan rumah Porprov, karena belum ada SK penetapan dari KONI Sumbar. Pembahasan menjadi mengambang. Maka dari itu tetapkan segera,” pintanya.

Sementara itu, Bendahara Umum KONI Padang, Zulhardi Z Latif menegaskan bahwa kejelasan status tuan rumah sangat berpengaruh terhadap penyusunan rencana pembiayaan.

“Kami di bidang keuangan tentu harus menyusun perencanaan yang terukur dan realistis. Tanpa adanya SK penetapan jumlah cabor dan status resmi sebagai tuan rumah, kami tidak bisa menghitung kebutuhan anggaran secara detail,” ujar Zulhardi.

Mantan anggota DPRD Padang itu menambahkan, kepastian tersebut akan memudahkan koordinasi dengan DPRD dan Dispora dalam pembahasan anggaran perubahan.

“Begitu SK keluar, kami siap menyampaikan estimasi kebutuhan anggaran secara transparan dan akuntabel, agar pelaksanaan Porprov 2026 di Kota Padang bisa berjalan sukses,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua OC Porprov, Dr. Septri menyampaikan bahwa pihaknya akan menetapkan tuan rumah beserta cabor yang dipertandingkan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Porprov yang akan segera digelar.

Ia menjelaskan, penetapan belum bisa dilakukan secara terburu-buru karena masih mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk potensi keberatan dari cabor maupun daerah penyelenggara.

“Verifikasi sudah kita lakukan, gambaran tuan rumah Porprov beserta cabor yang dimainkan pada daerah masing-masing sudah tampak. Ini yang akan kita bahas di Rakernis, agar cabor dan daerah saling klop untuk menyelenggarakan Porprov,” pungkasnya. (jiga)

Exit mobile version