PADANG PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Semangat pemberdayaan pelaku usaha kecil terus digelorakan di Kabupaten Padang Pariaman.
Ketua UMKM Padang Pariaman Bersatu, Doli Prihatin Rifala, melakukan kunjungan ke workshop UMKM Parco yang berada di Korong Padang Sago Randah, Nagari Koto Dalam Selatan, Kecamatan VII Koto Padang Sago, Sabtu (7/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap geliat usaha masyarakat nagari yang terus berupaya berkembang melalui berbagai produk kreatif berbasis potensi lokal.
Di sela-sela kunjungannya, Doli menjelaskan bahwa kedatangannya selain untuk bersilaturahmi juga melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan kelompok UMKM Parco dalam mengajukan proposal bantuan alat serta rencana pelatihan bagi anggota kelompok.
“Kita berkunjung ke sini selain melihat kesiapan kelompok UMKM Parco untuk pengajuan proposal bantuan alat, juga meninjau rencana kegiatan pelatihan bagi kelompok Parco,” ujarnya.
Doli yang juga dikenal sebagai pelaku UMKM melalui produk kulinernya Dapur Denis berharap kelompok usaha Parco terus berinovasi dalam mengembangkan produk serta memperkuat legalitas usaha.
Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota kelompok melengkapi perizinan usaha sehingga produk yang dihasilkan dapat berkembang lebih luas dan memiliki daya saing di pasar.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pula survei terhadap lokasi workshop, jenis produk yang dihasilkan, serta pendataan anggota kelompok usaha Parco.
Sementara itu, Owner produk Parco, Riko Putra Sumbari, menyampaikan harapannya agar masyarakat Nagari Koto Dalam Selatan dapat ikut berpartisipasi dan bergabung dalam kelompok usaha tersebut.
Menurutnya, keberadaan kelompok Parco tidak hanya sebagai wadah produksi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan sumber daya manusia masyarakat nagari.
“Kita berharap masyarakat bisa ikut bergabung. Nantinya kita bina untuk pemberdayaan SDM, sehingga masyarakat Nagari Koto Dalam Selatan dapat berkembang dan melahirkan pengusaha-pengusaha lokal yang berbasis pada potensi daerah,” ujarnya.
Saat ini, UMKM Parco telah menghasilkan berbagai produk kreatif, di antaranya sapu lidi hias, piring dari lidi, senggan lidi, keranjang lidi, minyak VCO, minyak kelapa, asap cair, pomade, hingga madu.
Melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, kelompok usaha Parco diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat nagari sekaligus memperkuat lahirnya produk-produk lokal yang bernilai ekonomi tinggi. (bima)
