Empat Kandidat Maju, Perebutan Kursi Ketua Alumni UBH Kian Menghangat

Defri Nasli salam komando dengan Ketua TPP, Victor Siagian saat mengambil formulir di Sekretariat Panitia di Wisma Indah I, Ulak Karang, Padang, Kamis (2/4/2025). (Foto Ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Bursa calon Ketua Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) periode 2026–2030 mulai memanas. Hingga Kamis (2/4/2026), tercatat empat nama telah mengambil formulir pendaftaran menjelang Musyawarah Besar (Mubes) yang akan digelar pada 10–12 April 2026 di Kampus I UBH, Padang.

Terbaru, formulir pendaftaran diambil oleh Rio Agusti Firnando untuk kandidat Mardiansyah dan Defri Nasli yang datang langsung mengambil formulir ke Sekretariat Panitia di Wisma Indah I, Ulak Karang, Padang.

Mardiansyah diketahui menjabat sebagai Direktur II Hutama Karya, sementara Desri Nasli berprofesi sebagai advokat.

Sehari sebelumnya, dua kandidat lain juga telah lebih dulu mengambil formulir, yaitu Irwandi, anggota DPRD Kota Padang sekaligus Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Barat, serta Nurjafery Tanjung yang diwakili oleh Sonia dengan membawa surat kuasa. Nurjafery merupakan Ketua DPD Alumni UBH Provinsi Riau dan juga seorang pengusaha.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Mubes Alumni UBH, Victor Siagian, mengatakan pendaftaran masih dibuka hingga Jumat (3/4/2026). Sementara itu, pengembalian formulir dijadwalkan pada Sabtu (4/4/2026) dan wajib dilakukan langsung oleh bakal calon.

“Pengembalian formulir tidak boleh diwakilkan. Ini bagian dari komitmen dan keseriusan kandidat,” ujar Victor.

Ia menegaskan seluruh proses pencalonan dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia. Setiap bakal calon, kata dia, wajib memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebelum ditetapkan sebagai calon resmi.

Adapun syarat khusus yang harus dipenuhi antara lain mendapatkan dukungan minimal dari tujuh pemilik suara sah, memiliki pengalaman organisasi, serta tidak berstatus sebagai dosen di UBH.

Setelah tahap pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi pada 6–7 April 2026, sebelum menetapkan calon resmi pada 8 April 2026.

Ketua Pelaksana Mubes, Henddy Adrian Luthan, menyebut aturan pencalonan dirancang untuk memastikan kualitas kepemimpinan organisasi alumni ke depan.

“Persyaratan ini penting agar kandidat memiliki legitimasi kuat dan kapasitas dalam memimpin organisasi secara profesional,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen panitia untuk menjaga netralitas selama seluruh tahapan berlangsung.

Mubes Alumni UBH akan diikuti sekitar 37 pemilik h4ak suara yang berasal dari unsur Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta komisariat fakultas.

Secara keseluruhan, jumlah alumni UBH diperkirakan mencapai sekitar 70.000 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. (jiga)

Exit mobile version