Launching BSU Pancadaya 20, Pegadaian dan BSI Pancadaya Dorong Gerakan Menabung Emas dari Sampah

Pengurus Bank Sampah Unit (BSU) Pancadaya 20 berswafoto dengan Direktur Bank Sampah Induk (BSI) Pancadaya dan pimpinan PT Pegadaian⁠ Cabang Tapi Bandar seusai peresmian. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Semangat menjaga lingkungan sekaligus membangun kesadaran ekonomi masyarakat terasa begitu kuat saat Bank Sampah Unit (BSU) ke-82 bernama “Bank Sampah Unit Pancadaya 20” resmi dilaunching di Kelurahan Gunung Sarik, Kota Padang, di bawah naungan Bank Sampah Induk (BSI) Pancadaya binaan PT Pegadaian⁠ Cabang Tapi Bandar Kota Padang.

Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama warga yang berlangsung meriah dan penuh keakraban. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, menandakan tingginya kepedulian warga terhadap pentingnya pola hidup sehat dan lingkungan bersih.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi program “MSME” atau Memilah Sampah Menabung Emas. Program ini menjadi inovasi menarik yang mengajak masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga secara bijak sekaligus memperoleh manfaat ekonomis melalui tabungan emas.

Direktur Bank Sampah Induk Pancadaya sekaligus Ketua Forsepsi Pusat, Mina Dewi Sukmawati, hadir langsung memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat.

Menurutnya, gerakan bank sampah merupakan salah satu aksi nyata bersama dalam menghadapi kondisi darurat sampah yang tengah menjadi persoalan di berbagai daerah di Indonesia.

“Kebersamaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Sampah bukan lagi sesuatu yang harus dibuang begitu saja, tetapi dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Pegadaian Cabang Tapi Bandar Padang, Yudi Syafrianto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Bank Sampah Unit Pancadaya 20 di Kelurahan Gunung Sarik.

Menurut Yudi, program Memilah Sampah Menabung Emas menghadirkan dua manfaat besar sekaligus, yakni menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta membuka peluang investasi bagi masyarakat melalui tabungan emas dari hasil pengelolaan sampah.

Program tersebut juga menjadi bagian dari literasi keuangan Pegadaian bertajuk “Financial Growth”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih baik melalui “Gerakan Ayo Menabung Emas Indonesia”.

Momentum peresmian semakin khidmat saat dilakukan pengukuhan pengurus Bank Sampah Unit “Pancadaya 20” oleh Ketua RW 11 Kelurahan Gunung Sarik, Firman Wan Ipin.

Dalam kesempatan itu, Yelva Jiuta Eka Putri resmi terpilih sebagai Direktur Bank Sampah Unit “Pancadaya 20”.

Ia menyampaikan komitmen seluruh pengurus untuk menjadikan bank sampah tersebut sebagai wadah yang aktif, produktif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh warga, kami optimistis Bank Sampah Unit Pancadaya 20 akan menjadi bank sampah yang hebat dan sukses ke depannya,” ungkapnya.

Menariknya, pada hari pertama pembukaan pendaftaran saja, antusiasme warga sudah sangat tinggi. Tercatat sekitar 50 warga langsung mendaftar menjadi nasabah bank sampah dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

Pihak pengurus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Sampah Induk Pancadaya serta PT Pegadaian⁠ Cabang Tapi Bandar yang telah hadir dan mendukung langsung peresmian Bank Sampah Unit “Pancadaya 20” di Kelurahan Gunung Sarik. (*/bima)

Exit mobile version