Listrik Padam, Emperan Rektorat UNP Berubah Menjadi Ruang Berkumpul bagi Mahasiswa

Mahasiswa sedang berkumpul di bantaran Rektorat. (foto; ist)

Oleh : Avin Zhansenski*)

PEMADAMAN listrik yang terjadi pada Jumat malam, 23 Mei 2026, membuat sejumlah mahasiswa berkumpul di emperan rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) untuk mencari penerangan dan suasana yang lebih nyaman.

Listrik mulai padam sekitar pukul 18.44 WIB. Kondisi tersebut membuat banyak mahasiswa merasa tidak nyaman berada di kos maupun tempat tinggal mereka.

Selain suasana yang gelap, pemadaman juga menghambat berbagai aktivitas mahasiswa, seperti mengerjakan tugas, mengisi daya perangkat elektronik, hingga beristirahat akibat cuaca yang terasa panas.

Akibatnya, area sekitar rektorat UNP dipadati mahasiswa yang datang secara berkelompok. Mereka terlihat duduk di bantaran dan emperan rektorat sambil memanfaatkan penerangan yang masih tersedia di kawasan tersebut.

Berbagai aktivitas ringan dilakukan mahasiswa untuk mengisi waktu selama pemadaman berlangsung. Sebagian mahasiswa tampak berbincang santai dan bersenda gurau bersama teman-teman mereka, sementara lainnya memainkan permainan sederhana seperti bermain UNO.

Salah seorang mahasiswa, Nabil yang berada diemperan rektorat tersebut mengatakan bahwa berkumpul di area rektorat menjadi pilihan sementara karena kondisi kos yang gelap dan panas membuat mereka sulit beraktivitas.

“kalau untuk sekarang diam di kos gelap dan panas, jadi susah mau ngerjain tugas atau sekadar istirahat. Di sini masih ada penerangan jadi lebih nyaman,” ujar Nabil.

Fenomena berkumpulnya mahasiswa di area rektorat tersebut menjadi pemandangan yang cukup ramai pada malam hari.

Meski berada di tengah kondisi pemadaman listrik, para mahasiswa tetap mencoba menciptakan suasana santai dan kebersamaan bersama teman-teman mereka. []

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang*)

Exit mobile version