BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kota Bukittinggi.
Dilla, S.Pd., guru SMP Negeri 2 Bukittinggi, menerima Anugerah Penulis Berprestasi SatuPena Sumatera Barat Tahun 2026 dalam rangkaian International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang berlangsung di Kota Bukittinggi.
Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Gala Dinner IMLF-4 yang digelar di Balai Kota Bukittinggi, Selasa malam (3/6/2026). Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, delegasi dari 38 negara, para duta besar, Kepala Perpustakaan Nasional RI E. Aminudin Aziz, anggota DPR RI, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Ketua IMLF Sastry Bakri, serta tamu undangan lainnya.
Anugerah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Dilla dalam mengembangkan literasi melalui berbagai karya yang dipublikasikan di media cetak maupun media daring.
Selain aktif sebagai pendidik, ia juga dikenal produktif menulis artikel, esai, opini, dan karya inspiratif yang banyak mengangkat tema pendidikan, budaya, perempuan, dan literasi.
IMLF-4 merupakan ajang literasi internasional yang berlangsung pada 3–7 Juni 2026 di Kota Bukittinggi. Festival ini mempertemukan penulis, akademisi, budayawan, guru, pegiat literasi, dan pemerhati pendidikan dari berbagai negara dalam semangat kolaborasi dan pertukaran gagasan.
Selama lima hari pelaksanaan, berbagai kegiatan digelar, di antaranya seminar internasional, diskusi literasi dan kebudayaan, peluncuran buku, pameran, kunjungan ke sekolah melalui program IMLF Goes to School, pertunjukan seni budaya, hingga pertemuan para delegasi dari berbagai negara.
Bagi Dilla, penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menebarkan semangat literasi kepada masyarakat, khususnya kepada siswa dan generasi muda.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menulis, berbagi inspirasi, dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan serta masyarakat luas,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Bukittinggi dan menambah daftar capaian insan pendidikan Sumatera Barat di kancah nasional maupun internasional.
Kehadiran seorang guru dalam panggung literasi dunia sekaligus membuktikan bahwa karya dan gagasan yang lahir dari ruang kelas mampu menembus batas negara dan menginspirasi masyarakat yang lebih luas. (*/adi)
