BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat, H. Al Amin, S.Sos., MM., menegaskan pentingnya penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Penegasan tersebut disampaikan Al Amin saat membuka kegiatan Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Kota Bukittinggi, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Al Amin, Bapenda Sumbar memiliki tanggung jawab besar sebagai motor penggerak sekaligus garda terdepan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Optimalisasi pendapatan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Sumatera Barat.
Besarnya volume transaksi keuangan serta kompleksitas pengelolaan data perpajakan yang dihadapi setiap hari menuntut seluruh jajaran Bapenda untuk menerapkan tata kelola yang semakin baik. Karena itu, sistem pengendalian internal harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi.
“Penerapan SPIP bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan kebutuhan internal yang harus melekat dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi,” tegas Al Amin.
Ia juga menekankan tiga poin penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam penerapan SPIP. Pertama, membangun komitmen bersama yang disertai ketertiban administrasi. Kedua, menerapkan manajemen risiko secara terukur agar potensi hambatan dapat diidentifikasi dan diantisipasi sejak dini. Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam mendukung terciptanya pengelolaan pendapatan daerah yang efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Al Amin meminta seluruh jajaran Bapenda Sumbar, khususnya para asesor dan tim kerja, mengikuti kegiatan sosialisasi dengan serius dan penuh antusias. Ia berharap materi yang diperoleh tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Inspektorat Provinsi Sumatera Barat.
Melalui kegiatan tersebut, Bapenda Sumbar diharapkan semakin memperkuat pemahaman dan komitmen seluruh jajaran terhadap pengendalian internal, sehingga pengelolaan pendapatan daerah dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan Sumatera Barat yang berkelanjutan. (bima)
