PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 18 Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam kegiatan Galang Kreativitas Relawan yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI, Sabtu, 17 Oktober 2026, PMR SMPN 18 Padang berhasil membawa pulang tiga piala dari sejumlah cabang perlombaan.
Prestasi tersebut diraih melalui Juara I Lomba Membuat Tandu Darurat, Juara II Lomba Pertolongan Pertama, serta Juara I Kontingen Terfavorit PMR Tingkat Madya. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 18 Padang sekaligus bukti semangat anggota PMR dalam mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan Galang Kreativitas Relawan berlangsung di Lapangan Apeksi, Kompleks Perkantoran Balai Kota Padang, Aie Pacah. Ajang tersebut diikuti lebih dari 300 peserta yang berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari PMR Mula tingkat sekolah dasar, PMR Madya tingkat sekolah menengah pertama, PMR Wira tingkat sekolah menengah atas atau sederajat, hingga Korps Sukarela (KSR) dari perguruan tinggi se-Kota Padang.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para relawan muda untuk menguji kemampuan, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kedaruratan dan kebencanaan.
Bukti Pembinaan dan Semangat Kemanusiaan
Keberhasilan meraih tiga piala dalam satu ajang menjadi hasil membanggakan bagi PMR SMPN 18 Padang. Lomba membuat tandu darurat menuntut ketelitian, koordinasi, dan kekompakan anggota. Sementara itu, lomba pertolongan pertama menguji pengetahuan serta kemampuan peserta dalam menerapkan keterampilan dasar kepalangmerahan sesuai prosedur yang dipelajari.
Adapun predikat kontingen terfavorit tingkat Madya menjadi capaian tersendiri yang melengkapi keberhasilan tim. Prestasi ini diharapkan dapat memperkuat motivasi anggota PMR untuk terus berlatih, menjaga kekompakan, dan mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan, latihan, kedisiplinan, dan kerja sama antara peserta dengan para pembina. Pengalaman mengikuti perlombaan juga menjadi kesempatan bagi anggota PMR untuk belajar dari peserta lain, mengevaluasi kemampuan, serta meningkatkan kesiapan dalam menjalankan peran sebagai relawan muda.
Kepala Sekolah Apresiasi Prestasi PMR
Kepala SMPN 18 Padang, Ibu Nofriwarti, S.Kom., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih anggota PMR sekolahnya.
Menurutnya, keberhasilan membawa pulang tiga piala tidak hanya menjadi kebanggaan karena pencapaian dalam perlombaan, tetapi juga mencerminkan proses pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler yang positif.
Beliau berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMPN 18 Padang untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kedisiplinan, membangun kerja sama, serta berani berkompetisi secara sehat.
Kepala sekolah juga berharap anggota PMR tidak berhenti pada pencapaian kali ini. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh hendaknya terus dikembangkan agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menumbuhkan kepedulian, sikap saling membantu, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Pembina PMR Dorong Anggota Terus Berprestasi
Pembina PMR SMPN 18 Padang, Ibu Siska Wahyuni, S.Pd. dan Ibu Desi Saputri, S.Pd., turut memberikan perhatian terhadap capaian yang diraih peserta didiknya.
Prestasi tersebut dapat menjadi penyemangat bagi anggota PMR untuk mempertahankan semangat latihan, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan keterampilan kepalangmerahan. Proses pembinaan tidak hanya diarahkan untuk meraih kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga membentuk peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, tanggap, dan memiliki kepedulian sosial.
Keterampilan membuat tandu darurat dan pertolongan pertama membutuhkan latihan yang teratur, pemahaman prosedur, serta koordinasi yang baik. Karena itu, pembina diharapkan terus mendampingi anggota PMR agar mampu meningkatkan kemampuan sekaligus memahami batas kompetensi mereka dalam membantu orang lain.
Predikat kontingen terfavorit juga diharapkan menjadi motivasi untuk menjaga kekompakan, sikap positif, dan nama baik sekolah dalam setiap kegiatan.
Menanamkan Nilai Kemanusiaan Sejak Bangku Sekolah
Peringatan HUT ke-81 PMI melalui kegiatan Galang Kreativitas Relawan menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas relawan muda di Kota Padang. Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang memperebutkan piala, melainkan sarana pembelajaran untuk membangun keterampilan, kesiapsiagaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Bagi SMPN 18 Padang, tiga piala yang berhasil dibawa pulang menjadi capaian yang patut disyukuri sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan PMR.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar aktif mengikuti kegiatan positif, berani mengembangkan kemampuan, dan menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bagian dari karakter sehari-hari.
Dengan semangat siap menolong dan peduli sesama, PMR SMPN 18 Padang diharapkan terus berkembang menjadi generasi muda yang terampil, disiplin, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan masyarakat.
Tiga piala telah diraih, semangat kemanusiaan harus terus tumbuh.
Penulis: Idal, M.Pd., Guru SMPN 18 Padang
