60 Pebulutangkis Ramaikan Turnamen Intern PB Sumatera Jaya, KONI Sumbar Tegaskan Porprov 2026 Digelar Juni–Juli

Ketua KONI Sumbar Hamdanus memberi kata sambutan pada pembukaan Turnamen Bulutangkis Intern ke-8 PB Sumatera Jaya, di Hall PB Atlanta, Padang, Minggu (4/12/2025). (Foto Hendri Parjiga/ Humas KONI Sumbar)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM— Sebanyak 60 pebulutangkis mengikuti Turnamen Bulutangkis Intern ke-8 PB Sumatera Jaya yang digelar di Hall PB Atlanta, Alai Parak Kopi, Kota Padang, Sumatera Barat. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi serta pembinaan olahraga prestasi lintas usia dan latar belakang.

Ketua PB Sumatera Jaya, Haji Havid Datuak Rangkayo Basa, mengatakan PB Sumatera Jaya berdiri sejak 2008 dan hingga kini memiliki 85 anggota dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari anggota dewan, guru, dosen, TNI, Polri, ustaz, pedagang, hingga masyarakat umum.

“PB Sumatera Jaya bukan hanya tempat menyalurkan hobi, tetapi juga serius melakukan pembinaan prestasi. Perbedaan latar belakang dan usia justru menjadi kekuatan kami dalam membangun kebersamaan melalui olahraga. Salah satunya lewat turnamen intern ini,” ujar Havid pada pembukaan turnamen, Minggu (4/1/2026).

Di bidang prestasi, PB Sumatera Jaya mencatat capaian membanggakan melalui atletnya Agil Wahyudi, yang sukses meraih medali perak Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2025 di GOR Malang Badminton Arena, Jawa Timur, pada 15–20 Desember 2025 lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, menilai PB Sumatera Jaya memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga masyarakat.

“PB Sumatera Jaya tidak semata mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang menyalurkan hobi dan mempererat silaturahmi. Inilah fondasi olahraga yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dukungan terhadap penguatan olahraga prestasi juga ditegaskan Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, yang menyebut Porprov Sumbar 2026 sebagai ajang utama pembinaan atlet daerah.

“Porprov adalah roh olahraga prestasi di Sumatera Barat. Setelah tiga periode Sumbar tidak menggelar Porprov, kami berkomitmen melaksanakannya pada Juni–Juli 2026. Ini bukan sekadar iven, tetapi momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat,” tegas Hamdanus.

Ia menambahkan, KONI Sumbar terus melakukan persiapan dan sosialisasi Porprov, termasuk pemasangan baliho di sejumlah daerah, serta mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan DPRD se-Sumatera Barat, terutama terkait penganggaran.

“Kami mohon dukungan DPRD kabupaten dan kota se-Sumatera Barat agar Porprov 2026 dapat terlaksana optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan prestasi atlet,” katanya.

Menurut Hamdanus, KONI Sumbar juga tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi aktif menggandeng pengusaha lokal serta menyiapkan peningkatan kualitas pembinaan, termasuk wacana penggunaan pelatih asing.

Sementara itu, Corry Saidan, Asisten Bidang Umum Pemko Padang sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut.

“Kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Padang untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Membangun olahraga bukan hanya tugas pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Corry.

Ia menegaskan, Pemko Padang mendukung penuh kegiatan olahraga masyarakat dan prestasi, termasuk menyukseskan Porprov Sumbar 2026 sebagai ajang strategis pembinaan atlet sekaligus penggerak partisipasi olahraga di daerah.

Pembukaan turnamen yang ditandai pukulan pemanasan Corry Saidan yang berpasangan dengan Hamdanus itu, juga dihadiri sejumlah pengurus KONI Sumbar laiinya. Antara lain, Wasekum II Risky Syahputra, Kabid VI Hendri Parjiga, Kabid VIII Liswendi Kamar, Plt Kepala Sekretariat KONI Sumbar Riko Onki Putra, Anggota Bidang Binpres Jasman Herry, serta Anggota Bidang Sport Scienc Budi Azwar. (jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *