Dispora Sumbar Siap Percepat Pencairan Anggaran KONI

Cslon Atlet Binaan KONI Sumbar foto bersama usai peresmian Test Kemampuan, di Padang, Rabu (14/1/2026). (Foto Humas KONI Sumbar)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM— Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat menyatakan kesiapan untuk mempercepat pencairan anggaran bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar. Langkah ini dilakukan karena program pembinaan KONI Sumbar telah berjalan aktif sejak awal tahun 2026 dengan target dan output yang jelas.

Kepala Dispora Sumbar Mahdianur Musa mengatakan, kinerja pengurus KONI Sumbar periode saat ini menunjukkan keseriusan dalam mengangkat kembali prestasi olahraga Ranah Minang yang mengalami penurunan dalam dua edisi Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.

“Pengurus KONI Sumbar menjalankan program secara terukur dan memiliki output yang jelas. Karena itu kami menilai pencairan anggaran bisa dipercepat,” ujar Mahdianur saat membuka kegiatan Tes Kemampuan Calon Atlet Binaan Pelatda Sumbar di Padang, Rabu (14/1/2026).

Mahdianur menilai, program yang sudah berjalan sejak awal tahun menjadi modal penting untuk mengejar ketertinggalan prestasi Sumbar di tingkat nasional. Ia mengingatkan, capaian Sumbar pada PON Papua 2021 dan PON Aceh–Sumatera Utara tidak sebaik PON Jawa Barat 2016, saat Sumbar berhasil meraih 14 medali emas.

Ia optimistis prestasi Sumbar akan meningkat pada PON NTB–NTT 2028, seiring semangat atlet, pelatih, dan dukungan penuh pengurus KONI serta Dispora. Apalagi, Sumbar saat ini memiliki atlet yang berprestasi di ajang Sea Games 2025 dan kejuaraan internasional lainnya.

“Tantangan atlet adalah meraih medali di kejuaraan nasional dan internasional. Jika atlet gagal, maka manajemen pembinaannya juga gagal,” tegasnya.

Mahdianur menambahkan, seluruh pemangku kepentingan olahraga juga harus memikirkan masa depan atlet. Atlet berprestasi, khususnya di tingkat PON, dinilai layak mendapat perhatian melalui peluang rekrutmen di instansi pemerintah, BUMN, maupun BUMD.

Dukungan juga datang dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP). Dekan FIK UNP Prof. Nurul Ihsan menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung KONI Sumbar melalui penyediaan fasilitas serta dukungan tenaga dan keilmuan.

Menurut Nurul Ihsan, menurunnya prestasi olahraga Sumbar dalam beberapa tahun terakhir tak terlepas dari minimnya event kompetitif. Ia menilai penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menjadi penting untuk melahirkan atlet bertaraf nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengapresiasi dukungan Dispora dan seluruh pihak. Ia menegaskan, pelaksanaan tes kemampuan atlet yang meliputi tes fisik, psikologi, dan kesehatan menjadi bukti keseriusan KONI Sumbar dalam menyiapkan atlet menghadapi berbagai agenda besar 2026–2027.

“Kami menyiapkan atlet untuk menghadapi Porwil Kepri, babak kualifikasi PON, PON Beladiri 2026 dan 2027. Dengan persiapan panjang, kami optimistis banyak atlet Sumbar lolos dan berprestasi di PON 2028,” pungkas Hamdanus. (*/jiga), FOKUSSUMBAR— Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat menyatakan kesiapan untuk mempercepat pencairan anggaran bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar. Langkah ini dilakukan karena program pembinaan KONI Sumbar telah berjalan aktif sejak awal tahun 2026 dengan target dan output yang jelas.

Kepala Dispora Sumbar Mahdianur Musa mengatakan, kinerja pengurus KONI Sumbar periode saat ini menunjukkan keseriusan dalam mengangkat kembali prestasi olahraga Ranah Minang yang mengalami penurunan dalam dua edisi Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.

“Pengurus KONI Sumbar menjalankan program secara terukur dan memiliki output yang jelas. Karena itu kami menilai pencairan anggaran bisa dipercepat,” ujar Mahdianur saat membuka kegiatan Tes Kemampuan Calon Atlet Binaan Pelatda Sumbar di Padang, Selasa (14/1/2026).

Mahdianur menilai, program yang sudah berjalan sejak awal tahun menjadi modal penting untuk mengejar ketertinggalan prestasi Sumbar di tingkat nasional. Ia mengingatkan, capaian Sumbar pada PON Papua 2021 dan PON Aceh–Sumatera Utara tidak sebaik PON Jawa Barat 2016, saat Sumbar berhasil meraih 14 medali emas.

Ia optimistis prestasi Sumbar akan meningkat pada PON NTB–NTT 2028, seiring semangat atlet, pelatih, dan dukungan penuh pengurus KONI serta Dispora. Apalagi, Sumbar saat ini memiliki atlet yang berprestasi di ajang Sea Games 2025 dan kejuaraan internasional lainnya.

“Tantangan atlet adalah meraih medali di kejuaraan nasional dan internasional. Jika atlet gagal, maka manajemen pembinaannya juga gagal,” tegasnya.

Mahdianur menambahkan, seluruh pemangku kepentingan olahraga juga harus memikirkan masa depan atlet. Atlet berprestasi, khususnya di tingkat PON, dinilai layak mendapat perhatian melalui peluang rekrutmen di TNI, Polri, instansi pemerintah, BUMN, maupun BUMD.

Dukungan juga datang dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP). Dekan FIK UNP Prof. Nurul Ihsan menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung KONI Sumbar melalui penyediaan fasilitas serta dukungan tenaga dan keilmuan.

Menurut Nurul Ihsan, menurunnya prestasi olahraga Sumbar dalam beberapa tahun terakhir tak terlepas dari minimnya event kompetitif. Ia menilai penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menjadi penting untuk melahirkan atlet bertaraf nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengapresiasi dukungan Dispora dan seluruh pihak. Ia menegaskan, pelaksanaan tes kemampuan atlet yang meliputi tes fisik, psikologi, dan kesehatan menjadi bukti keseriusan KONI Sumbar dalam menyiapkan atlet menghadapi berbagai agenda besar 2026–2027.

“Kami menyiapkan atlet untuk menghadapi Porwil Kepri, babak kualifikasi PON, PON Beladiri 2026 dan 2027. Dengan persiapan panjang, kami optimistis banyak atlet Sumbar lolos dan berprestasi di PON 2028,” pungkas Hamdanus. (jiga)

Exit mobile version