Semangat Bangkit Pasca Banjir, KKG PAI Padang Pariaman Gelar Pentas PAI 2026

Kemenag, Kabid SMP, Kasi GTK, Kasi PAI, dan pengawas PAI serta undangan menghadiri ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Kabupaten Padang Pariaman. (foto; ist)

PADANG PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Setelah sempat tertunda pada tahun 2025 akibat musibah banjir bandang yang melanda wilayah Padang Pariaman, ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Kabupaten kembali digelar dengan penuh khidmat.

Kecamatan VII Koto Sungai Sariak resmi didapuk sebagai tuan rumah dalam perhelatan yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Januari 2026. Sebanyak 153 peserta yang merupakan putra-putri terbaik utusan dari seluruh kecamatan di Padang Pariaman berkumpul untuk memperebutkan gelar juara di berbagai cabang lomba.

Ketua Panitia Pelaksana, Ermansyah, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa setiap kecamatan mengirimkan 9 utusan terbaiknya. Adapun cabang yang dilombakan meliputi Cerdas Cermat, Pidato Cilik, Tahfidz, dan Tilawah.

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi momentum kebangkitan kita. Meskipun tahun lalu kita berduka karena bencana, hari ini kita buktikan bahwa semangat syiar Islam di kalangan generasi muda tidak pernah padam,” ujar Ermansyah.

Ketua KKG PAI Kabupaten Padang Pariaman, Andrizal Ali, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya sportivitas. Ia berharap ajang ini menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh guru dan siswa PAI di kabupaten tersebut.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Padang Pariaman, H. Syafrizal, S.Ag., MM, memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini.

“Pentas PAI adalah laboratorium mental bagi anak-anak kita. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki kekayaan spiritual yang kokoh,” tutur H. Syafrizal.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Padang Pariaman yang diwakili Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman, Dr Afrinaldi Yunas . Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan Bupati terkait pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam kurikulum pendidikan formal.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh setiap kegiatan yang membentuk karakter mulia anak bangsa. Melalui Pentas PAI ini, kita sedang menyiapkan pemimpin masa depan Padang Pariaman yang religius dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

Kehadiran sejumlah tokoh penting turut memberikan suntikan semangat bagi para peserta. Tampak hadir Kasi PAI Kemenag, Bapak Zaitul Makmur, Kasi GTK Dinas Pendidikan, Bapak Buzarmi, serta jajaran pengawas PAI seperti Hj. Helma Fatmi, M.Pd., Yusmanidar, S.Ag., M.Pd., dan Elfiyanti Umar, M.Pd.
Kehadiran para pengawas dan pejabat terkait ini dipandang sebagai bentuk dukungan konkret (full support) terhadap pengembangan bakat siswa di bidang keagamaan.

Pelaksanaan pembukaan pada Jumat, 23 Januari 2026 ini berlangsung sangat meriah namun tetap khidmat. Kesuksesan alur acara pembukaan ini tidak lepas dari peran duet MC yang tampil memukau, yakni Ibu Nur Aslinda, M.Pd. dan Bapak Ramli Yakub, S.Pd.

Dengan gaya bahasa yang lugas dan interaktif, keduanya berhasil menghidupkan suasana di VII Koto Sungai Sariak, membuat para peserta yang datang dari berbagai kecamatan merasa antusias meski kompetisi baru akan dimulai esok hari.

“Kolaborasi MC yang keren ini benar-benar membuat acara pembukaan terasa lebih profesional dan bersemangat,” tutur peserta. (ramli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *