Bupati Welly Suhery Resmikan Pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi Nagari Muaro Tais

Bupati Pasaman, Welly Suhery meresmikan pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tongah, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapat Tunggul. (foto; ist)

PASAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Bupati Pasaman Welly Suhery mengatakan, upaya pemulihan terhadap sejumlah akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu, dan telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital di Pasaman, terus dikebut.

Salah satunya, perbaikan jembatan yang rusak akibat bencana kini siap dipakai kembali. Kurang lebih beberapa minggu pengerjaan, sekarang telah dilakukan peresmian dan operasional pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tongah, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapat Tunggul.

“Alhamdulillah jembatan bailey ini telah selesai dikerjakan, dan masyarakat telah dapat menjalankan aktivitasnya yang sempat terhenti, sekaligus membuka akses pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga,” ucap Bupati Pasaman Welly Suhery pada peresmian jembatan bailey, Minggu kemarin (25/1/2026).

Dikatakan Bupati Welly, kecepatan respons dan kekuatan kolaborasi menjadi kunci utama. Terbangunnya jembatan ini merupakan bukti nyata sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, dunia usaha, serta dukungan masyarakat sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat.

Peresmian pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tonggah Mapat Tunggul ini menandai pulihnya kembali akses transportasi vital bagi masyarakat setempat setelah melalui proses pembangunan intensif.

Jembatan bailey ini memiliki bentang panjang 30 meter dengan lebar 5,5 meter. Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian PUPR, BNPB dan Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan dukungan penuh personil TNI dalam proses pengerjaannya.

“Seluruh tahapan, mulai dari survei lokasi, perencanaan teknis, pendistribusian material, hingga pemasangan akhir, 100 persen dikerjakan dalam waktu kurang lebih satu bulan,” ujar Bupati Welly.

Disampaikan pula bahwa teknis pemasangan di lapangan dilakukan oleh personil dari Yonzipur 2 Samara Grawira Kodam II/Sriwijaya dan Yonif 131/Braja Sakti, yang bekerja siang dan malam meski di tengah kondisi cuaca tidak menentu.

Bupati Welly menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Bupati secara khusus memberikan penghargaan kepada para komandan dan pasukan TNI yang telah bekerja keras memastikan jembatan terpasang dengan sempurna.

Bupati menilai kehadiran jembatan ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat Muaro Tais untuk mendapatkan kembali akses mobilitas yang aman.

Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari atensi Gubernur Sumatera Barat, BNPB, serta dukungan seluruh lapisan masyarakat Mapat Tunggul.

“Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian dan sosial warga. Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memelihara infrastruktur ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Bupati.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumbar, Tenaga Ahli BNPB Dra. Eni Supartini, MM, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, serta tokoh masyarakat dan Niniak Mamak se-Kecamatan Mapat Tunggul. (z/azra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *