Optimalisasi Aktivitas Fisik sebagai Strategi Peningkatan Kesehatan Mental dan Kesehatan Jiwa di Panti Asuhan Al Hidayah Padang

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Daerah Sumatera Barat berswafoto bersama anak-anak Panti Asuhan Al Hidayah Padang, dalam rangkaian kegiatan "ISMKMI Mengabdi". (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kesehatan mental dan kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kualitas hidup, khususnya bagi anak dan remaja yang sedang berada pada masa pertumbuhan.

Anak-anak yang tinggal di panti asuhan memiliki kerentanan psikososial yang lebih tinggi akibat latar belakang kehidupan dan keterbatasan dukungan emosional, sehingga membutuhkan perhatian khusus melalui pendekatan promotif dan preventif.

ISMKMI selain memberikan edukasi teori juga anak-anak diajak untuk memahami hubungan antara gerak tubuh, emosi, dan kesehatan jiwa melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan. (foto; ist)

Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu tersebut, Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Daerah Sumatera Barat melaksanakan kegiatan ISMKMI Mengabdi dengan mengangkat tema optimalisasi aktivitas fisik sebagai strategi peningkatan kesehatan mental dan kesehatan jiwa.

Dalam siaran pers ISMKMI Sumatera Barat yang diterima fokussumbar.com pada Ahad (1/2/2026), disebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di Panti Asuhan Al Hidayah Padang, dengan sasaran anak-anak dan remaja yang tinggal di panti asuhan tersebut.

Sebagai wujud kepedulian ISMKMI memberikan sembako kepada pihak panti asuhan. (foto; ist)

Aktivitas Fisik sebagai Pendekatan Kesehatan Jiwa

Aktivitas fisik dipilih sebagai salah satu strategi utama karena terbukti dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, serta mendukung kesehatan mental secara keseluruhan.

Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diberikan edukasi teori, tetapi juga diajak untuk memahami hubungan antara gerak tubuh, emosi, dan kesehatan jiwa melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kesehatan jiwa, pentingnya mengenali emosi diri, cara sederhana mengelola stres, serta manfaat aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan mental. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan usia peserta.

Kegiatan Interaktif dan Edukatif

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, serta sesi berbagi pengalaman. Anak-anak dan remaja diberi ruang untuk menyampaikan perasaan dan cerita yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kegiatan, peserta mengisi post-test dan kuesioner evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mengenali emosi diri, serta cara mengelola tekanan secara positif. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan respons yang sangat baik selama kegiatan berlangsung.

Sebagai bentuk kepedulian lebih lanjut, kegiatan ditutup dengan pembagian sembako kepada pihak panti asuhan yang dilakukan oleh divisi pengabdian masyarakat ISMKMI Sumatera Barat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan anak-anak di panti.

Peran Mahasiswa dalam Promosi Kesehatan Jiwa

Kegiatan ISMKMI Mengabdi ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa kesehatan masyarakat sebagai agen perubahan dalam upaya promosi dan pencegahan masalah kesehatan jiwa, khususnya pada kelompok rentan seperti anak dan remaja di panti asuhan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Al Hidayah Padang semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini, serta mampu menerapkan kebiasaan positif seperti aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depan, ISMKMI Sumatera Barat berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga upaya peningkatan kesehatan jiwa anak dan remaja dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan. []

Penulis : Aqil Naufal, Defara Hanaya, Nabila Husna, Aisyah Dwi Anggraini, Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Daerah Sumatera Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *