Warga Muhammadiyah Pasaman Barat Ikuti Tahrib Ramadhan 1447 H

Buya Suprizen, Ketua KMM (Korps Mubaligh Muhammadiyah) Sumatera Barat, saat menyampaikan tausiyah pada tahrib Ramadhan Muhammadiyah Pasaman Barat di Mesjid Agung Baitul Ilmi Pasaman Barat, Simpang Empat. (foto; gmz)

PASAMAN BARAT, FOKUSSUMBAR.COM – Keluarga besar Muhammadiyah, Aisyiyah dan pimpinan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah se Pasaman Barat, Ahad (1/2/2026) mengikuti pengajian Tahrib Ramadhan 1447 H.

Pengajian tahrib Ramadhan bersama Buya Suprizen, Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah Sumatera Barat, digelar di Mesjid Agung Baitul Ilmi Pasaman Barat, Simpang Empat.

Ketua Muhammadiyah Pasaman Barat, Buya Ronaldi, sampaikan, tidak beberapa hari lagi, umat Islam di seluruh penjuru dunia, seperti keluarga besar dan umat Islam di Pasaman Barat akan menghadapi bulan puasa Ramadhan 1447 H.

Menghadapi bulan yang mulia, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Pasaman Barat, melalui Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM), hari ini melaksanakan pengajian tahrib Ramadhan di Mesjid Agung Baitul Ilmi Pasaman Barat, Simpang Empat.

Pengajian tahrib Ramadhan hari ini, ulas Ronaldi, diharapkan akan menambah semangat dan kualitas iman, amal serta pengabdian warga Muhammadiyah dengan umat Islam, khususnya di Pasaman Barat dalam bulan Ramadhan, Syawal hingga akhir hayat masing-masing.

Buya Suprizen, melalui tausiyahnya sampaikan sekaligus mengajak segenap warga Muhammadiyah, Aisyiyah bersama warga organisasi otonom dan amal usaha di jajaran Muhammadiyah, seperti di Pasaman Barat untuk meneladani Rasulullah SAW sekaligus amalkan pada setiap waktu dan kesempatan.

Menghadapi datanya Ramadhan, ulasnya, setiap umat tentu harus bersiap, membersihkan diri dari hal-hal yang akan merusak amalan Ramadhan nantinya.

Persiapan tersebut meliputi pembersihan hati, pemanasan ibadah, serta pembenahan akhlak dan hubungan sosial. Ramadhan, menurut beliau, merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kualitas iman, ibadah, dan akhlak.

Disampaikan pula bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang hak dan yang batil. (gmz)

Exit mobile version