PAYAKUMBUH, FOKUSSUMBAR.COM – Kawasan Perumahan Bumi Tiakar Indah (BTI), Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, kini memiliki wajah baru yang lebih cerah.
Atap merah Mushalla Al-Ikhlas yang tampak kontras di antara perumahan, menjadi bukti nyata kucuran dana segar senilai Rp20 juta dari “Srikandi” DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hj. Aida, SH, yang disalurkan pada penghujung 2025 lalu.
Hj. Aida kembali menginjakkan kaki di BTI dalam agenda silaturahmi sekaligus Halal Bihalal yang menyentuh hati, Sabtu 14 Februari 2026. puluhan warga menyambut antusias kehadiran anggota dewan yang dikenal vokal memperjuangkan hak masyarakat bawah ini.
Dalam kunjungan bertajuk “Menikam Jejak” tersebut, Hj. Aida menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar memberi janji, tapi bukti. Namun, ia juga memberikan catatan penting terkait rencana besar pembangunan drainase di kawasan BTI yang dijadwalkan meluncur tahun 2026 ini.
”Survei lokasi sudah tuntas. Namun, bola kini ada di tangan masyarakat. Perkimtan Provinsi menunggu surat pembebasan lahan dari warga sebagai fondasi hukum untuk memulai pengerjaan. Jangan sampai ada perbedaan persepsi; mari kita bergandengan tangan agar alat berat bisa segera masuk demi kenyamanan kita bersama,” tegas Hj. Aida dengan lugas di hadapan warga.
Momentum ini semakin istimewa dengan kehadiran Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Wirianto, S.Sos Dt. Paduko Basa Marajo. Duet maut antara wakil rakyat tingkat provinsi dan kota ini memberikan sinyal kuat bahwa pembangunan di Payakumbuh Timur akan “berlari kencang”.
Wirianto dengan penuh semangat menekankan pentingnya sinergi anggaran.
”Ibarat sasek di ujuang jalan, baliak ka pangka jalan. menganggarkan untuk rehab fasum Fasilitas olahraga di perumahan BTI , Saya di tingkat kota akan mengawal administrasi agar bantuan dari Provinsi bisa mendarat dengan mulus tanpa hambatan birokrasi,”ujar Wirianto disambut tepuk tangan warga.
Ketua RT.01/RW.03, Ramadhoni,S.H tak kuasa menahan rasa syukurnya. Mewakili warga, ia menyampaikan bahwa kehadiran para wakil rakyat ini adalah oase di tengah dahaga pembangunan infrastruktur yang selama ini dinantikan.
”Kami sangat berterima kasih. Atap merah yang sudah berdiri tegak ini adalah awal. Kami berharap bantuan berikutnya bisa membuat Mushalla Al-Ikhlas berfungsi optimal sehingga menjadi pusat syiar agama di lingkungan kami,” harap Ramadhoni. (SA)
