BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Penipuan secara online akhir-akhir ini mulai marak di wilayah hukum Polresta Bukittinggi. Tak tanggung-tanggung kerugian diderita korban hingga puluhan juta rupiah.
Kapolresta Bukittinggi didampingi Kasat Reskrim, AKP Dwi Angga Prasetyo, menyebutkan bahwa, modus penipuan secara online itu beragam dilakukan oleh pelaku.
“Salah satu bentuk penipuannya adalah menyampaikan informasi keluarga dari targetnya tersebut kecelakaan. Kemudian meminta kirim uang untuk pembiayaan,” ujar Dwi, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, kasus penipuan ini beragam bank dalam transaksi pengiriman uangnya, misalnya dikirim ke rekening bank A, lalu dikirim lagi ke rekening bank B.
“Kasus penipuan dengan cara mengirim situs dewasa pun perlu diwaspadai masyarakat. Ada korban dikirim situs dewasa dan dapat mengakses berbagai video dengan bayaran jutaan rupiah,” paparnya.
“Setelah uang oleh korban dikirim beberapa kali hingga mencapai jutaan rupiah, tiba-tiba akses dari situs tersebut tidak dapat dibuka. Untuk itu diharapkan masyarakat berhati-hati,” tuturnya.
Ia menyampaikan, pencegahan lebih baik ketimbang mengobati. Artinya, jika korban melaporkan atas kerugian yang dialaminya sama artinya mengobati.
“Pencegahan cara tepat agar tak ada korban. Hal tersebut menjadi upaya bakal dilakukan Polresta Bukittinggi dengan memberikan edukasi ke masyarakat. Kerja sama dengan pihak lain dalam mensosialisasikan bahaya penipuan online, kami harapkan juga,” pintarnya.
PJS Siap Berkolaborasi
Dikesempatan itu, DPC PJS Kota Bukittinggi menyatakan siap jadi mitra Polresta Bukittinggi dalam mengedukasi masyarakat.
“Kami siap bekerjasama dengan Polresta Bukittinggi. Dulu pernah kami menggelar acara seminar sehari menghadirkan dari pihak Polresta Bukittinggi sebagai narasumbernya. Temanya waktu itu bahaya narkoba,” ungkap Bendahara PJS, Gustedria, S.H.
Dikesempatan sama, Sekretaris PJS, Alex Armanca menyatakan, dalam kegiatan sosialisasi para peserta dihadirkan adalah masih berstatus pelajar mulai dari kelas 9 SMP sampai kelas 12 SMA sederajat.
Ketua DPC PJS, Hamriadi, S.Sos., S.T mengatakan, habis Lebaran Idul Fitri 1447 H/ 2026 M nanti, PJS mengadakan sosialisasi bagi pelajar di Bukittinggi.
“Dalam acara nanti itu kami bakal menyiapkan narasumbernya dari kepolisian. Insya Allah sosialisasi bisa disampaikan oleh kepolisian nantinya, dengan temanya dapat disesuaikan mengacu pada tren kasus kriminalitas yang terjadi,” ungkapnya. (*/adi)




