PADANGPANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Seekor burung walet tiba-tiba berputar di langit-langit ruangan saat prosesi pelantikan berlangsung. Ia melintas cepat, mengitari ruang aula beberapa kali, seolah menjadi saksi tak diundang di tengah khidmatnya pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.
Di bawah putaran burung kecil itu, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, melantik Wita Desi Susanti, ST sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang. Prosesi berlangsung khidmat. Al-Qur’an diangkat di atas kepala saat sumpah jabatan diucapkan,sebuah simbol tanggung jawab yang bukan hanya administratif, tetapi juga moral dan spiritual.
Beberapa undangan sempat menoleh mengikuti gerakan walet yang berputar rendah di dalam ruangan. Namun prosesi tetap berjalan. Para pejabat berdiri tegap. Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, dan jajaran kepala OPD menjadi saksi pergantian posisi yang oleh banyak pihak disebut sebagai urat nadi birokrasi daerah.
Di tengah suasana yang tenang namun penuh makna itu, Wita Desi Susanti berdiri mengenakan busana adat merah marun. Ia kini memikul tugas yang tidak ringan: menggerakkan mesin birokrasi sebuah kota kecil yang dikenal disiplin namun penuh dinamika pemerintahan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar kursi struktural dalam bagan organisasi pemerintahan.
“Sekda adalah jabatan strategis. Ini kunci sukses jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kota Padang Panjang,” ujar Hendri Arnis dengan nada tegas.
Menurutnya, Sekda ibarat dirigen yang mengatur irama birokrasi. Tanpa koordinasi yang kuat, program pembangunan mudah tersendat, pelayanan publik bisa kehilangan arah, dan kerja antar perangkat daerah menjadi tidak seirama.
Karena itu, Hendri berharap Pj Sekda yang baru mampu memperkuat soliditas internal pemerintah daerah serta mempercepat berbagai agenda pembangunan yang tengah berjalan.
“Sekda harus mampu menggerakkan seluruh OPD agar bekerja dalam satu irama demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Pelantikan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat simbol. Para pejabat berdiri rapi di sisi ruangan. Kamera ponsel sesekali terangkat. Sementara di langit-langit aula, walet yang sejak tadi berputar akhirnya melesat keluar melalui celah jendela.
Momen kecil itu mungkin hanya kebetulan. Namun bagi sebagian yang hadir, kehadiran walet itu terasa seperti penanda sunyi,bahwa sebuah amanah besar baru saja dimulai.
Di Kota Padang Panjang, roda birokrasi kini kembali bergerak. Dan di tangan Wita Desi Susanti, ritme pemerintahan kota itu akan kembali ditata. (Sy/Ph)




