PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Lebaran semakin dekat. Aktifitas di dapur kian meningkat. Namun begitu, warga diimbau untuk waspada.
“Kesibukan dapur meningkat saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Seringkali karena kelelahan, kompor lupa dimatikan saat tertidur. Saya mengimbau warga untuk selalu waspada,” imbau Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat meninjau korban kebakaran di Lubuk Buaya, Rabu (11/3/2026).
Wawako memaparkan tingginya frekuensi kebakaran di Kota Padang belakangan ini. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap dua pemicu utama, yakni arus pendek listrik (korsleting) dan aktivitas dapur selama Ramadan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Padang menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah. Buktinya, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan langsung bantuan sosial bagi korban kebakaran di Jalan Pagaruyung Nomor 2, RT 02 RW 05, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.
Di kesempatan itu, Wawako menyampaikan rasa duka mendalam dari Pemerintah Kota Padang kepada korban, yakni Candra (pemilik rumah) dan Sepri (penyewa rumah).
”Segala sesuatu datangnya dari Allah dan kembali kepada-Nya. Apalagi saat ini kita berada di bulan Ramadan, mari kita hadapi dengan sabar dan ikhlas. Yang hilang kita doakan mudah-mudahan segera diganti oleh Allah SWT,” tutur Maigus.
Melalui program Dana Sosial Tak Terencana, Pemko Padang bersama Baznas menyalurkan bantuan bagi pemilik rumah sebesar Rp10 juta dari Pemko. Kemudian Rp1,5 juta dari Baznas Kota Padang. Sementara penyewa rumah mendapat bantuan Rp5 juta dari Pemko, serta Rp1,5 juta dari Baznas.
Maigus berharap bantuan ini dapat menjadi modal awal bagi korban untuk merenovasi kembali bangunan yang rusak agar bisa digunakan kembali, baik sebagai tempat tinggal maupun tempat berusaha.
”Bak pepatah orang Minang: ‘hujan sahari mambasuh nan lamo, malang sakijap mato, mujua sapanjang maso’. Artinya, meski musibah datang sekejap, peluang untuk bangkit kembali itu sangat besar. Semoga keluarga diberi kekuatan untuk segera bangkit,” ujar Wawako.
Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, memaparkan bahwa musibah tersebut menghanguskan rumah dan warung milik warga.
”Kebakaran rumah dan warung terjadi pada Senin, 2 Maret lalu, pukul 04.43 WIB,” ujarnya. (defrianto/charlie)
