BUKITTINGGI, FOKUSSUMBAR.COM – Dakwah adalah cara efektif yang digunakan umat Islam dalam berjuang menegakkan panji-panji Islam.
Melalui kolaborasi yang dibangun dengan Yayasan Aqabah, Syarikat Islam Bukittinggi yakin perjuangan melalui dakwah akan semakin besar pengaruhnya bagi kemaslahatan masyarakat banyak.
Hal itu dikatakan Ketua DPC Syarikat Islam (SI) kota Bukittinggi, H Rismaidi Tuanku Bagindo saat mengantarkan donasi sebesar Rp 10 juta ke kampus Aqabah di Tarok Dipo, Jumat (13/3/2026).
”Bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Umar Ramadhan 1447 H yang dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Salam Syarikat Islam,” ucapnya serius.
Inyiak Tuanku, demikian dia disapa menambahkan, meski jumlahnya tidaklah seberapa dibanding dengan kebutuhan Yayasan Aqabah, namun bisa dipergunakan secara maksimal.
Inyiak Tuanku yang datang bersama ketua LAZNAS Salam SI Bukittinggi, M Yaman SE, sekretaris SI Shefri Donaldy, Bendahara Ferry Susianti dan Noviardi Syafei selaku wakil ketua DPC SI Bukittinggi.
SI jelasnya bukan alat politik, tapi alat perjuangan. Karenanya, SI Bukittinggi siap bahu membahu dengan Aqabah untuk kemaslahatan.
”Satu hal yang harus diingat, SI Bukittinggi independen dan tak tergantung pada pemerintah,” ucapnya serius.
Ketua LAZNAS Salam SI Bukittinggi, M Yaman menambahkan, program donasi yang dilaksanakan oleh DPC SI Bukittinggi adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh SI di seluruh penjuru Indonesia.
“Bagi SI dan jajaran, kami berprinsip, “kerjakan yang Allah senangi, maka Allah akan wujudkan yang anda senangi,”. Salah satu contohnya adalah kegiatan yang kami lakukan saat ini,” katanya.
Ustadz Aliwizar selaku ketua 1 Yayasan Aqabah yang didampingi Ustadz Awaluddin yang menjabat sebagai Direktur Akademi Dakwah Indonesia (DAI) Aqabah, menyambut baik donasi yang diberikan.
”Kalau ndak tamuek di tapak tangan, jo nyiru kami tampuangkan. Atas nama pengurus, kami ucapkan terima kasih. Semoga kolaborasi antara SI dan yayasan Aqabah tetap terjalin erat,” ucapnya.
Di akhir pertemuan, Ustadz Aliwizar menyerahkan masing-masing dua buku terkait perjuangan Yayasan Aqabah dan buku pemikiran M Natsir. (ted)
