PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Semen Padang Hospital (SPH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Siteba Padang menjajaki kerja sama strategis dengan KONI Sumatera Barat guna memperkuat layanan kesehatan olahraga serta peningkatan prestasi atlet daerah.
Penjajakan kerja sama tersebut berlangsung saat kedua lembaga melakukan kunjungan ke kantor KONI Sumbar, Jumat (13/3/2026).
Rombongan SPH datang pada pagi hari dipimpin General Manager SPH, dr Dilla Putri Ellysa, didampingi sejumlah pejabat terkait.
Sementara rombongan STIKes Siteba Padang tiba pada siang hari diwakili Kepala Program Studi Fisioterapi Intan Harared, Kepala Laboratorium Fisioterapi Alia de Fahreza, serta dosen fisioterapi Indah Putri Nuarye.
Kedua rombongan disambut Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus didampingi sejumlah pengurus, antara lain Wakil Ketua Umum I Alvira, Wakil Ketua Umum II Septri, Wakil Ketua Umum III Editiawarman, Wakil Sekretaris Umum II Risky Syahputra, Kabid Humas Hendri Parjiga, anggota Bidang Hukum Bambang Hamid, serta Plt Kepala Sekretariat Riko Onki Putra.
General Manager SPH, dr Dilla Putri Ellysa, menjelaskan bahwa SPH merupakan salah satu rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam penanganan risiko kecelakaan kerja.
Menurutnya, pengalaman SPH dalam mengelola penanganan cedera atlet, termasuk bagi pemain Semen Padang FC, menjadi salah satu alasan pihaknya melakukan audiensi dengan KONI Sumbar.
“Kami memiliki pengalaman dalam menangani risiko cedera atlet. Karena itu, SPH siap mendukung KONI Sumbar melalui layanan kesehatan olahraga, mulai dari edukasi kesehatan, pencegahan cedera, penanganan cedera, hingga proses pemulihan atlet,” ujar dr Dilla Putri Ellysa.
Sementara itu, Kepala Program Studi Fisioterapi STIKes Siteba Padang, Intan Harared, menyampaikan bahwa pihaknya ingin berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan atlet sekaligus memberikan ruang praktik bagi mahasiswa.
“Kami melihat kerja sama ini sangat penting, tidak hanya untuk mendukung kesehatan atlet, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa fisioterapi untuk praktik klinik olahraga, pengalaman menangani atlet, serta pengembangan penelitian di bidang fisioterapi olahraga,” kata Intan Harared.
Ia menambahkan, STIKes Siteba merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Padang yang memiliki program studi fisioterapi, sehingga kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat akademik sekaligus kontribusi nyata bagi dunia olahraga daerah.
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan layanan kesehatan olahraga menjadi salah satu faktor penting dalam pembinaan atlet menuju prestasi.
“KONI Sumbar tentu sangat terbuka untuk kerja sama ini. Kesehatan atlet adalah bagian penting dari pembinaan prestasi. Kami berharap kolaborasi dengan SPH dan STIKes Siteba dapat memperkuat sistem penanganan cedera dan pencegahan cedera atlet di Sumatera Barat,” ujar Hamdanus.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat kedua pihak akan menyiapkan dokumen kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), termasuk membahas bentuk program serta skema dukungan yang akan dijalankan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan prestasi atlet Sumatera Barat melalui penguatan layanan kesehatan olahraga, pendampingan medis saat latihan dan pertandingan, serta program edukasi dan pencegahan cedera secara berkelanjutan. (jiga)
