PADANG PANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Ketika tanah longsor menghantam beberapa titik di Kota Padang Panjang beberapa waktu lalu, yang pertama hadir di antara kepanikan warga bukan hanya aparat pemerintah. Di sana ada relawan berbaju merah putih, menembus hujan, menenangkan warga, membantu evakuasi, hingga memastikan bantuan kemanusiaan tiba.
Mereka adalah relawan Palang Merah Indonesia.
Kenangan itulah yang seakan kembali dihidupkan dalam pelantikan Ketua PMI Kota Padang Panjang yang baru. Dalam suasana khidmat, Ny. Maria resmi dipercaya memimpin PMI kota berhawa sejuk itu untuk masa bakti mendatang.
Pelantikan yang dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat hingga berbagai undangan tersebut juga dihadiri Ketua PMI Sumatera Barat Aristo Munandar yang secara langsung melantik kepengurusan baru PMI Kota Padang Panjang.
Dalam sambutannya, Aristo menegaskan bahwa PMI adalah organisasi kemanusiaan yang hidup dari semangat pengabdian dan kerja sukarela para relawannya.
“PMI hadir untuk kemanusiaan, tanpa membedakan latar belakang siapa pun yang membutuhkan pertolongan. Karena itu kami berharap kepengurusan yang baru di Kota Padang Panjang dapat terus memperkuat gerakan kemanusiaan, membangun relawan yang solid, serta aktif menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Padang Panjang Hendri Arnis yang juga pembina PMI Kota Padang Panjang menegaskan, keberadaan PMI merupakan bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat.
“PMI adalah organisasi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kita baru saja melihat sendiri bagaimana peran mereka saat terjadi musibah longsor kemarin. Relawan PMI hadir cepat membantu masyarakat. Inilah tugas kemanusiaan yang sangat mulia,” ujar Hendri Arnis.
Menurutnya, kehadiran PMI tidak hanya penting saat bencana, tetapi juga dalam berbagai layanan sosial dan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, ia menekankan bahwa PMI harus terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait.
“PMI adalah mitra penting pemerintah kota. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat segera berkoordinasi dengan OPD terkait. Apalagi sekarang kantor PMI sudah berdekatan dengan Rumah Sakit Umum Daerah, ini tentu menjadi peluang agar pelayanan kemanusiaan bisa lebih cepat dan lebih sinkron,” katanya.
Tak hanya itu, Hendri juga mengingatkan pentingnya membangun jejaring yang kuat dengan PMI di tingkat provinsi maupun pusat agar kerja kemanusiaan semakin terarah dan berdampak luas.
“Rajutlah silaturahmi dengan PMI Sumatera Barat dan PMI pusat agar kerja-kerja kemanusiaan semakin bersinergi,” tambahnya.
Menariknya, pelantikan ini juga menandai sebuah fenomena yang mulai terlihat di Sumatera Barat. Kepemimpinan Palang Merah Indonesia di beberapa daerah kini dipercayakan kepada sosok perempuan yang juga berperan sebagai Ketua TP PKK atau istri kepala daerah.
Selain Kota Padang Panjang, hal serupa juga terjadi di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Sijunjung. Fenomena ini tidak sekadar soal posisi, tetapi mencerminkan semakin besarnya ruang bagi kepemimpinan perempuan dalam gerakan kemanusiaan.
Dengan jaringan sosial yang luas serta kedekatan dengan masyarakat, para pemimpin perempuan ini diharapkan mampu memperkuat kerja-kerja sosial PMI, menjadikannya lebih responsif, lebih dekat, dan lebih terasa kehadirannya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Kota Padang Panjang yang baru, Ny. Maria, menegaskan komitmennya untuk menjadikan PMI sebagai rumah besar bagi gerakan kemanusiaan di kota tersebut. Ia menyebut kepengurusan yang dipimpinnya akan berupaya memperkuat relawan, memperluas kegiatan sosial, serta memastikan PMI hadir cepat di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“PMI bukan sekadar organisasi, tetapi gerakan kemanusiaan. Kami ingin memastikan PMI selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,baik dalam kondisi bencana, layanan kesehatan, maupun aksi sosial lainnya. Dengan dukungan pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat, kami ingin PMI Padang Panjang semakin kuat, sigap, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Maria.
Di akhir sambutannya, Walikota juga menyampaikan apresiasi kepada ketua PMI sebelumnya atas pengabdian yang telah diberikan.
“Melalui kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada ketua PMI yang lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Semoga semua kerja kemanusiaan yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan,” tutup Hendri Arnis.
Di kota kecil berhawa dingin itu, kerja kemanusiaan mungkin tidak selalu terlihat besar. Namun ketika bencana datang, ketika darah dibutuhkan di rumah sakit, atau ketika warga memerlukan pertolongan, tangan-tangan relawan PMI selalu ada,hadir lebih dulu, bekerja dalam senyap, tetapi memberi arti besar bagi kemanusiaan. (PL/SY)




