PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat keberadaan UMKM lokal. Salah satunya dengan memasarkan produk UMKM di ritel lokal di Kota Padang.
Hal itu mengemuka saat Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menerima kedatangan sejumlah pengusaha ritel brand lokal, di ruang kerjanya di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (30/3/2026).
Di pertemuan itu, Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen untuk tidak mengizinkan brand luar Sumbar untuk mengembangkan usahanya di Kota Padang. Hal ini sekaligus mempertegas upaya dan rencana Pemko Padang agar UMKM lokal dapat naik kelas.
“Hari ini kita bertemu dengan semua pengusaha retail brand lokal, kita terus menekankan komitmen untuk tetap tidak mengizinkan brand luar Sumbar untuk masuk ke Padang,” ungkap Raju.
Tidak diizinkannya ritel luar Sumbar beroperasi di Padang agar pengusaha ritel brand lokal punya keberpihakan. Nantinya, di tiap ritel lokal akan diisi produk UMKM lokal.
“Di ritel lokal nanti disiapkan pojok bagi brand lokal, isinya nanti produk UMKM lokal kita,” sebut Raju.
Agar produk UMKM lokal dapat menjadi “raja” di rumah sendiri, pengusaha ritel minta supaya UMKM lokal meningkatkan kualitas produk. Produk yang ada selama ini agar lebih baik kualitasnya dari sebelumnya.
“Pengusaha minta agar produk UMKM memiliki sertifikat halal dan BPOM, karena setiap pengusaha ritel tentunya punya standar agar produk dapat terjual habis,” ungkap Pj Sekdako.
Tidak itu saja. Pengusaha ritel juga mengharapkan agar produk UMKM lokal memiliki kemasan yang lebih baik. Kemasan menarik dan ‘eye catching’ akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Kualitas barang diharapkan lebih baik dari sebelumnya.
“Soal kemasan, kita punya Rumah Kemasan di Koto Tangah yang dibina Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian, sementara untuk peningkatan kualitas barang ada di bawah binaan Dinas Koperasi dan UKM, pemilik UMKM kita silahkan untuk berkoordinasi dengan dinas tersebut,” kata Raju.
Selama ini, cukup banyak produk UMKM yang dijual di pasaran. Pj Sekda berharap, pelaku UMKM lebih kreatif dalam membuat produk dan memasarkannya. Mempunyai ciri khas dan produk yang variatif dengan UMKM lain.
“Kami mengimbau seluruh pelaku UMKM agar meningkatkan kualitas, menjaga integritas, menggunakan bahan yang baru, halal, dan sehat, serta mengikuti prosedur yang benar,” kata Raju.
Di pertemuan dengan pengusaha ritel brand lokal itu, nampak hadir perwakilan dari sejumlah ritel ternama. Seperti Budiman Swalayan, SJS Plaza, Aciak Mart, Raudah, Pelangi Mart, Singgalang Mart, Dalas, Dayu Mart, Citra Group, Tetha Mart, serta Pusat Buah. (Charlie / Nindya)




