Dua Kandidat Ambil Formulir, Mubes Alumni UBH 2026 Masuki Tahap Pendaftaran

Bakal calon Ketua Alumni UBH periode 2026-2030, Irwandi (kanan) menerima formulir pendartaran dari Ketua TPP Victor Siagian, di Sekretariat Panitia, Rabu (1/4/2026). (Foto ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM— Tahapan pemilihan Ketua Umum Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) periode 2026–203O resmi bergulir. Hingga Rabu (1/4/2026), dua bakal calon telah mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Panitia Musyawarah Besar (Mubes) Alumni UBH di Ulak Karang, Padang.

Kedua nama tersebut adalah Irwandi, alumni Fakultas Perikanan yang juga anggota DPRD Kota Padang serta Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Barat. Irwandi datang langsung ke sekretariat panitia untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua umum.

Selain itu, formulir juga diambil oleh Sonia yang mewakili Nurjafery Tanjung, alumni Fakultas Hukum UBH, dengan membawa surat kuasa. Nurjafery diketahui merupakan Ketua DPD Alumni UBH Provinsi Riau sekaligus pengusaha.

Panitia Mubes Alumni UBH 2026 sebelumnya telah membuka masa pengambilan formulir sejak 30 Maret hingga 3 April 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir dijadwalkan pada 1–4 April 2026.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Victor Siagian, menegaskan bahwa seluruh proses pencalonan dilakukan secara ketat dan objektif sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Ketua TPP Mubes UBH, Viktor Siagian menyerahkan formulir pendaftar kepada Sonia pembawa kuasa dari Balon Ketua Nurjafery Tanjung, di Sekretariat Panitia, Rabu (1/4/2026). (Foto: Istimewa)

“Kami memastikan setiap bakal calon memenuhi syarat administratif dan substantif sebelum ditetapkan sebagai calon. Proses ini kami jalankan secara transparan dan profesional,” ujar Victor dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, selain persyaratan umum seperti komitmen terhadap organisasi dan loyalitas kepada negara, terdapat sejumlah syarat khusus yang harus dipenuhi, di antaranya dukungan minimal tujuh pemilik suara sah, memiliki pengalaman organisasi, serta tidak berstatus sebagai dosen di UBH.

Setelah tahap pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi pada 6–7 April 2026, sebelum menetapkan calon resmi pada 8 April 2026.

Ketua Pelaksana Mubes, Henddy Adrian Luthan, menyatakan bahwa aturan pencalonan dirancang untuk memastikan kualitas kepemimpinan alumni ke depan.

“Persyaratan ini penting agar kandidat yang maju benar-benar memiliki legitimasi kuat dan kapasitas untuk memimpin organisasi alumni secara profesional,” kata Henddy.

Henddy juga menegaskan komitmen panitia untuk menjaga netralitas selama seluruh tahapan berlangsung.

“Kami berkomitmen menjaga profesionalitas dan netralitas. Harapannya, Mubes ini berjalan tertib, aman, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memajukan organisasi serta almamater,” ujarnya.

Mubes Alumni UBH dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April 2026 di Caraka Room, Gedung B Kampus I UBH Ulak Karang, Padang.

Sejumlah nama lain juga disebut-sebut berminat maju dalam bursa calon ketua umum, di antaranya Defri Nasli, Joni Haryadi, Mardiansyah.

Mubes ini akan diikuti oleh perwakilan alumni dengan total sekitar 37 pemilik hak suara yang berasal dari unsur Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta komisariat fakultas.

Secara keseluruhan, jumlah alumni UBH diperkirakan mencapai sekitar 70.000 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. (jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *