PADANG, FOKUSSUMBAR.COM—KONI Sumbar memanggil 53 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Pemanggilan berlangsung pada Jumat–Sabtu (10–11/4/2026) di Kantor KONI Sumbar, Jalan Rasuna Said, Padang.
Pemanggilan ini dilakukan oleh Steering Committee (SC), Organizing Committee(OC) Porprov, serta Bidang Perencanaan (Rena) KONI Sumbar. Pertemuan tersebut membahas alokasi dana untuk masing-masing cabor yang akan tampil pada Porprov 2026.
Ketua OC Porprov, Dr. Septri, mengatakan bahwa dari total 53 cabor yang diundang, terdapat beberapa yang belum hadir, yakni panjat tebing, akuatik, menembak, atletik, dan sambo.
Dalam pertemuan itu, seluruh cabor diberi pemahaman mengenai besaran alokasi dana yang akan dikucurkan melalui APBD provinsi.
Menurut Septri, besaran dana yang diterima masing-masing cabor tidak sama. Alokasi disesuaikan dengan kebutuhan, antara lain honor wasit, juri, panitia pengprov, konsumsi, serta kebutuhan teknis lainnya.
“Setiap cabor memiliki kebutuhan berbeda. Ada yang membutuhkan anggaran besar, sedang, maupun kecil. Jadi alokasi dananya tidak sama rata,” jelas Septri.
Setelah mengetahui alokasi dana dari APBD Provinsi, masing-masing cabor diminta segera berkoordinasi dengan daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara. Pasalnya, daerah tuan rumah juga memiliki tanggung jawab terhadap sejumlah kebutuhan pelaksanaan pertandingan.
“Daerah tuan rumah akan menanggung biaya penginapan wasit dan juri, penyediaan venue, layanan kesehatan, kebersihan, keamanan, hingga panitia lokal. Karena itu, cabor perlu segera berkoordinasi terkait dukungan anggaran pendamping,” ujarnya.
Sementara itu, cabor sambo terancam tidak dapat berpartisipasi dalam Porprov 2026. Soalnya, hingga kini, cabang olahraga yang dipimpin Nurfirmanwansyah tersebut belum menyelesaikan persyaratan administrasi. Selain itu, pengajuan venue dan penunjukan technical delegate juga belum dilakukan.
“Hingga saat ini persyaratan administrasi sambo belum terpenuhi, penetapan venue belum diajukan, dan pengajuan technical delegate juga belum ada,” tegas Septri.
Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang dan diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet daerah serta persiapan menuju kompetisi yang lebih tinggi. (jiga)
