Syukuri Siswa Lulus SNBP, SMK Muhammadiyah 1 Padang Gelar Bakti Sosial ke Panti Asuhan di Bukittinggi

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang, Dr (Cand) M. Fikar Dt Rajo Magek, S.Ag., MM., M.Pd didampingi guru dan siswa serahkan bantuan untuk panti asuhan Muhammadiyah Banuhampu Cingkariang. (Foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Momentum kelulusan siswa kelas XII dimaknai berbeda oleh SMK Muhammadiyah 1 Padang.

Tidak sekadar perayaan, sekolah ini justru mengisinya dengan kegiatan penuh makna melalui bakti sosial ke Panti Asuhan Muhammadiyah Banuhampu Cingkariang, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya rangkaian ujian akhir, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di kalangan siswa.

Dalam suasana haru dan kebersamaan, para siswa juga memohon doa agar diberikan kelancaran dalam menapaki masa depan, baik yang akan bekerja maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa alat tulis sekolah untuk anak-anak panti asuhan, hasil dari sumbangan guru dan karyawan sekolah.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang, Dr (Cand) M. Fikar Dt Rajo Magek, A.Ag., MM., M.Pd mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 63 siswa mengikuti ujian sekolah.

“Alhamdulillah, 8 siswa kita berhasil lulus melalui jalur SNBP. Ini menjadi capaian yang membanggakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadikan SMK Muhammadiyah 1 Padang sebagai sekolah swasta dengan jumlah kelulusan SNBP terbanyak di Kota Padang tahun ini.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari program sekolah untuk menanamkan nilai syukur dan kepedulian.

“Kami ingin siswa tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Syafriadi, Pengawas Dinas Pendidikan Sumatera Barat, yang memberikan apresiasi atas langkah positif yang dilakukan pihak sekolah.

Dengan menggabungkan prestasi akademik dan aksi sosial, SMK Muhammadiyah 1 Padang menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. (bima)

Exit mobile version