“Cahaya Kecil Kami”

Oleh : Nurul Jannah*)

“Di tangan mungilnya, kami belajar, bahwa harapan selalu menemukan jalan pulang.”

Rhealine…
namamu kami panggil
seperti memanggil cahaya
yang turun perlahan,
menyentuh rumah kami, yang penuh cinta ini,

Kau datang
tidak dengan suara keras,
tidak dengan gegap gempita,
tetapi dengan senyum kecil,
yang mampu mengubah arah hati kami.

Di matamu,
kami melihat langit baru yang lebih luas, yang lebih jujur,
tanpa pura-pura.

Rhealine…
kau mungkin belum mengerti,
betapa kehadiranmu
adalah jawaban
dari doa-doa yang lama kami bisikkan,
di sepertiga malam.

Saat tanganmu menggenggam jari kami,
bukan hanya hangat yang kami rasa,
tetapi kekuatan…
yang selama ini kami cari
di tempat-tempat yang jauh.

Kau mengajarkan kami
bahwa keluarga bukan hanya tentang bertahan,
tetapi tentang saling menguatkan,
dalam langkah yang penuh cinta dan kasih sayang.

Di langkah kecilmu,
kami belajar kembali berjalan,
penuh dengan sabar, penuh dengan rasa syukur,
tanpa harus selalu tahu ke mana arah akan berakhir.

Rhealine…
jika suatu hari dunia terasa berat,
ingatlah,
kau pernah menjadi alasan,
mengapa kami memilih untuk tidak menyerah,
mengapa kami bertahan dan tetap kuat.

Dan ketika nanti kau tumbuh besar,
Melangkah lebih jauh dari pelukan kami,
jangan pernah ragu untuk bersinar,
karena sejak awal,

kau adalah cahaya yang menjaga kami tetap utuh,
yang mengajarkan kami arti bahagia
dan membuat kami selalu punya alasan untuk bersyukur.❤️❤️‍🔥🌹

Bogor, 4 Mei 2026

Nurul Jannah adalah seorang dosen lingkungan di IPB University, lulusan doktor lingkungan dari Hiroshima University, penulis produktif, dan penggerak literasi*)

Exit mobile version