Kalah dari Mataram Utama FC, Pelatih Joni Efendi Tetap Optimis PSP Lolos

Sayap eksplosif PSP Lutfi melakukan penetrasi ke lini pertahanan Mataram Utama. (foto: FM)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – PSP Padang harus mengakui keunggulan Mataram Utama FC pada laga perdana grup H putaran Nasional Liga 4, dengan skor 0-1, (30/5/2026). Meski kalah di laga yang hanya dihadiri oleh penonton undangan tersebut, pelatih Joni Efendi tidak ingin skuad PSP larut dalam kesedihan.

“Apa pun hasil di lapangan itu murni tanggung jawab pelatih. Dan saya sebagai pelatih yakin kita bisa menyapu bersih dua laga tersisa dengan kemenangan,” sebut pelatih 58 tahun ini.

Seusai laga baik pengurus maupun pelatih tetap menyuarakan optimisme akan mampu mengatasi lawan lawan di dua laga sisa. Apa pun hasil tim lain, PSP Padang akan lolos ke 32 besar, jika mampu menang atas Persenga Nganjuk di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (2/6/2026) pukul 15.30 waktu Yogyakarta. Dan terakhir melawan ASIOP di Stadion Sultan Agung Bantul, Jum’at (5/6/2026).

Kapten tim Pandeka Minang–julukan PSP– Agung Wicaksana juga menyuntik motivasi rekan – rekannya untuk berjuang habis habisan di laga selanjutnya melawan Persenga Nganjuk.

“Kita Gaskan dua pertandingan. Insya Allah PSP bisa lolos. Lupakan pertandingan tadi. Mari kita fokus dan bekerja lebih keras lagi kawan kawan,” seru kapten 28 tahun ini.

Ketua Umum PSP melalui Ketua Harian Osman Ayub, menyuarakan optimismenya melihat penampilan anak anak Pandeka Minang di laga perdana.

“Kami yakin dan optimis, pemain akan bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang di laga berikutnya. Pelatih tentu telah memiliki resep jitu untuk mengalahkan Persenga Nganjuk di laga Selasa lusa. Pak Walikota yang telah mengetahui hasil kekalahan PSP, juga menyemangati pengurus dan pelatih PSP untuk terus berjuang agar dapat mengalahkan lawan di dua laga berikutnya,” ucap Osman Ayub.

Persoalan nonteknis seperti melawan Mataram Utama kemarin, dimana PSP kalah karena penalti yang berbuah gol di menit akhir. Kami yakini telah dilupakan oleh pemain dan pelatih. Apalagi sorotan netizen dan pecinta sepakbola di seluruh Indonesia diyakini akan membuat Liga 4 akan semakin sportif,” sebut politisi kawakan empat periode di Parlemen tersebut.

Saat ini PSP berada di urutan ke empat atau juru kunci dari empat tim. Sementara ASIOP dan Persenga Nganjuk yang berbagi hasil kaca mata membuat keduanya berada di urutan kedua dan ketiga grup H zona Nasional Liga 4 Piala Presiden tahun ini.

Minim gol di dua laga awal, dimana satu satunya pertandingan yang menghasilkan gol, justru hanya dari titik putih oleh tim Mataram Utama, membuktikan bahwa ke empat tim memiliki pertahanan yang cukup kuat.

“Kami sudah melihat cuplikan pertandingan ASIOP versus Persenga Nganjuk. Ada celah yang bisa kita eksploitasi di lini pertahanan Persenga. Mohon do’a dan dukungan dari seluruh pecinta PSP dan sepakbola ranah minang,” pungkasnya. (Adh)

Exit mobile version