JAKARTA, FOKUSSUMBAR.COM– Atlet soft tennis asal Sumatera Barat, Risky Syahputra, resmi mendapat panggilan Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP PESTI) untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) menuju Asian Games ke-20 Tahun 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang.
Pemanggilan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan PP PESTI Nomor 005/SRT-PP.PESTI/I/2026 tertanggal 19 Januari 2026. Seleknas dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Januari 2026 di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
Risky Syahputra menjadi satu-satunya wakil Sumatera Barat yang masuk dalam daftar 10 atlet putra peserta Seleknas. Ia akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari sejumlah provinsi lain seperti Kalimantan Timur, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
“Ini kesempatan besar dan tentu menjadi kebanggaan bagi saya sebagai atlet Sumbar. Saya akan berusaha maksimal dan fokus mengikuti seluruh tahapan seleksi,” ujar Risky Syahputra, Jumat (23/1/2026).
Menurut Risky, persaingan di Seleknas dipastikan ketat, namun ia mengaku siap secara fisik dan mental untuk memberikan performa terbaik.
“Target saya jelas, tampil sebaik mungkin dan membuktikan bahwa atlet daerah juga mampu bersaing di level nasional,” tambahnya.
Dalam pedoman seleksi PP PESTI dijelaskan, dari 10 atlet putra yang mengikuti Seleknas akan dipilih tiga atlet untuk melengkapi tim nasional soft tennis Asian Games 2026. Para atlet dibagi ke dalam dua pool, masing-masing terdiri dari lima atlet. Juara pool otomatis lolos ke Pelatnas, sementara runner-up kembali dipertandingkan untuk memperebutkan satu tiket tersisa.
Selain peserta Seleknas, PP PESTI juga menetapkan sejumlah atlet lolos tanpa seleksi nasional, berdasarkan prestasi di SEA Games 2023, Asian Games 2023, PON Aceh–Sumut 2024, serta kejuaraan nasional dan internasional. Atlet yang lolos tanpa seleksi wajib hadir pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 10.00 WIB.
PP PESTI menegaskan seluruh teknis Seleknas berada di bawah tanggung jawab tim kepelatihan. Akomodasi dan konsumsi ditanggung oleh PP PESTI, sementara biaya transportasi menjadi tanggung jawab pengprov masing-masing.
Seleksi ini menjadi momentum penting bagi Risky Syahputra dan atlet daerah lainnya untuk membuka jalan menuju tim nasional, sekaligus memperkuat peluang Indonesia di Asian Games 2026. (jiga)




