PADANG, FOKUSSUMBAR.COM– Empat atlet taekwondo asal Sumatera Barat terpilih mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) Asian Games Jepang yang akan berlangsung pada September 2026. Keempat atlet tersebut dilepas Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, di Padang, Selasa (27/1/2026).
Hamdanus menyampaikan dukungan penuh kepada para atlet agar mampu lolos Seleknas dan membawa nama Sumatera Barat di tingkat nasional serta Indonesia di kancah internasional. Ia menilai keempat atlet tersebut sebagai aset potensial masa depan olahraga Sumbar.
“Atlet-atlet muda ini merupakan bagian dari regenerasi Taekwondo Sumbar dan diproyeksikan mampu mempertahankan tradisi medali emas pada PON mendatang,” ujarnya.
Hamdanus juga berharap lahirnya atlet Sumatera Barat yang mampu mencatatkan prestasi sejarah di level internasional, mengikuti jejak almarhum Syaiful Nazar yang meraih lima medali emas PON pada era 1980-an.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Sumatera Barat, Septri, menegaskan bahwa peluang atlet Sumbar untuk masuk Pelatnas Taekwondo terbuka lebar. Ia meminta para atlet memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.
“Kesempatan tidak selalu datang. Saat ini kalian punya waktu dan peluang, manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Septri.
Ia menambahkan bahwa secara umum kemampuan fisik dan teknik atlet Sumbar telah memadai, namun aspek mental dan etika tetap perlu diperkuat.
“Perkuat mental dan jaga etika, terutama terhadap senior dan pelatih. Pergi berempat dan diharapkan bisa bertahan berempat di Pelatnas,” tegasnya
Sekretaris Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sumatera Barat, Yudha Nugraha, mengatakan keempat atlet yang mengikuti Seleknas tersebut adalah Jordi, Yunior Martha, M. Azzam, Akbar, dan Genta Al Ghifari.
Menurut Yudha, Seleknas akan meliputi serangkaian tes, antara lain tes fisik, psikologi, kesehatan, serta uji tanding (sparing) dengan atlet dari daerah lain yang juga mengikuti seleksi.
“Atlet yang diberangkatkan merupakan taekwondoin terbaik Sumbar dengan rekam prestasi di ajang POPNAS, PON Bela Diri, dan kejuaraan nasional taekwondo,” kata Yudha. (jiga)




