Oleh : Nurul Jannah*)
Cinta Tanpa Syarat: Di Pelukanmu, Semua Terasa Begitu Indah
Menjadi ibu adalah cinta yang penuh tanggung jawab.
Penuh siaga.
Setiap tangis harus segera dijawab.
Setiap demam harus segera diatasi.
Setiap luka terasa seperti gempa di dada.
Tetapi menjadi seorang nenek…
adalah cinta yang lapang.
Cinta yang tidak lagi berlari mengejar waktu.
Cinta yang duduk tenang, memeluk Tak tergesa.
seolah waktu bisa ditahan dengan satu dekapan.
Hanya ingin terus menatap wajah kecil nan elok itu,
Menyentuh pipinya yang halus, menikmati kedipan matanya nan bening, .
Rhea membuat hati ini menjadi lebih lembut.
Kehadirannya mengingatkanku,
bahwa hidup ini ternyata luar biasa indah…
jika dijalani dengan rasa syukur yang benar-benar utuh.
Anugerah Terindah
Melihat Rhea tertidur, hati penuh selaksa rasa syukur.
Bibirnya kecil, merah merekah.
Napasnya pelan dan teratur.
Jemarinya lentik menggemaskan.
Matanya bening indah berkerjap.
Masya ALLAH
Terima kasih, Allah…
Kau titipkan makhluk secantik ini kepada keluarga kami.
Dada ini terasa penuh,
oleh rasa syukur dan haru,
Pada kesempurnaan ciptaan-Mu.
Pada cara-Mu menghadirkan kebahagiaan lewat sosok sekecil ini.
Duhai Allah…
jadikan Rhea perempuan yang lembut tutur katanya,
kuat langkahnya,
jernih pikirannya.
Jadikan ia perempuan yang mengenal sujud sebelum mengenal dunia.
Yang mencintai kebaikan sebelum mengenal keinginan.
Yang memelihara malu sebelum memelihara ambisi.
Dekatkan ia dengan orang-orang berhati teduh.
Dan jika suatu hari nanti
Rhea merasa dunia terlalu keras…
Ingatkan ia, ya Allah, bahwa ada seorang nenek yang sejak hari pertama kelahirannya tak pernah lupa menyebut namanya dalam doa.
Ia hadir membawa selaksa cinta,
Di telapak tangan kecilnya yang belum mampu menggenggam apapun,
tersimpan masa depan yang begitu bersih,
begitu penuh harapan.
Wahai cahaya kecil kami,
tumbuhlah menjadi perempuan yang elok akhlaknya,
indah lisannya,
lapang hatinya,
teguh prinsipnya,
namun tetap lembut dalam cintaNya. Aamiin, aamiin Ya Robbal Alamiin.
Cinta Tanpa Syarat
Menjadi seorang nenek ternyata bukan tentang usia semata.
Ia adalah tentang hati yang kembali diajari untuk lebih lembut.
Tentang jiwa yang kembali diajari untuk lebih bersyukur tanpa jeda. Dan, tentang cinta tanpa syarat.
Dan Rhea…
adalah cara Allah mengajarkan kembali pada hati ini, bagaimana rasanya mencintai tanpa syarat, mendoakan tanpa meminta balasan, dan bersyukur tanpa menghitung.
Rhea bukan hanya seorang bayi.
Ia adalah jawaban dari doa-doa yang pernah dipanjatkan puluhan tahun lalu. Ia adalah hadiah terindah di fase kehidupan yang paling matang, paling penuh makna.
Masya Allah
Dan ketika ia tersenyum,
dunia terasa lebih baik.
Ketika ia menggenggam jemari ini,
hidup terasa lebih layak diperjuangkan.
Ketika ia memejamkan mata di dada ini,
kebahagiaan terasa begitu sempurna.
Terima Kasih Allah,
Untuk cinta yang Kau hadirkan,
Untuk harapan yang Kau titipkan,
Untuk kebahagiaan yang Kau anugerahkan kembali lewat kehadiran seorang cucu bernama Rhealine Alia Narazita.🌹❤🔥❤️
Alhamdulillahirabbil ‘Alamiin.
Bogor, 12 Februari 2026
Nurul Jannah adalah seorang dosen lingkungan di IPB University, lulusan doktor lingkungan dari Hiroshima University, penulis produktif, dan penggerak literasi*)




