PADANG PANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Komitmen SMAN 1 Padang Panjang dalam membina generasi Qur’ani kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Camp dan Wisuda Tahfiz ke-14 yang diikuti 319 siswa-siswi.
Saat membuka kegiatan ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Bukittinggi, Willia Zuwerni menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an mulai dari minimal dua hingga 30 Juz.
“Kami sangat bangga kepada anak-anak yang mampu menjaga hafalannya. Teruslah murojaah dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar sukses dunia dan akhirat,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Willia juga menyampaikan informasi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk sekolah boarding. Ia menjelaskan, penerimaan siswa baru di SMAN 1 Padang Panjang dan SMAN 1 Sumatera Barat akan dilaksanakan serentak dengan SMA Cendekia.
“Kami ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk memilih sekolah terbaik. Karena itu, penerimaan sekolah boarding dilakukan bersamaan,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako, Indra Gusnady mewakili Pemerintah Kota menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar SMAN 1 atas konsistensinya mendukung program keagamaan.
“Pemko terus berkomitmen memperkuat program tahfiz melalui berbagai inisiatif seperti Magrib Mengaji, penguatan TPA, Satu Rumah Tangga Satu Hafiz, serta peningkatan kesejahteraan imam masjid, garin, dan guru TPA,” ungkapnya.
Kepala SMAN 1, Budi Hermawan menjelaskan, dari 327 siswa kelas XII, sebanyak 319 siswa mengikuti wisuda tahfiz, sementara dua lainnya nonmuslim.
“Tahun ini terjadi peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu. Bahkan ada dua siswa dengan hafalan 30 Juz yang kami apresiasi dengan hadiah umrah hasil kerja sama sekolah, alumni, dan pihak terkait,” jelasnya.
Wisuda ini turut dihadiri komite sekolah, alumni, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya, dan menjadi bukti nyata komitmen SMAN 1 Padang Panjang dalam mencetak generasi berprestasi yang kuat secara spiritual dan berkarakter. (shintia)




