Pengolahan Minyak Jelantah dan Pembuatan Produk Turunan Ecoenzyme sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Berbasis Ekonomi Sirkular di Kelurahan Koto Lalang

Direktur BINO binaan ATI Padang, Faldi Lulrahman berikan sosialisasi pengolahan minyak jelantah dan pembuatan produk turunan ecoenzyme. (Foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Komitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna kembali diwujudkan oleh Bank Sampah Insan Oke (BINO) Politeknik ATI Padang melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pengolahan Minyak Jelantah dan Pembuatan Produk Turunan Ecoenzyme sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Berbasis Ekonomi Sirkular di Kelurahan Koto Lalang.”

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, di Aula Kantor Lurah Kelurahan Koto Lalang ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari unsur PKK, pengelola bank sampah, dan masyarakat setempat.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua PKK Kelurahan Koto Lalang dan turut dihadiri oleh Lurah Koto Lalang, Irsyad Hardani, S.AP, yang memberikan apresiasi atas kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Edukasi dan Praktik Langsung

Materi utama disampaikan oleh Direktur BINO, Faldi Lulrahman, M.T, serta Ketua PKM, Melysa Putri, M.Si. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahaya pembuangan minyak jelantah secara sembarangan yang dapat mencemari tanah dan saluran air, serta potensi besar limbah organik rumah tangga untuk diolah menjadi ecoenzyme yang bernilai guna dan ekonomis.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Peserta secara langsung mempraktikkan:

Pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai produk kreatif bernilai jual.

Pembuatan sabun cuci piring berbasis ecoenzyme sebagai alternatif ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga.

Pendekatan ini selaras dengan Bidang/Topik Unggulan: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna dan Ekonomi Sirkular, di mana limbah tidak lagi dipandang sebagai sampah, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diproses kembali dalam siklus produksi dan konsumsi.

Kolaborasi Tim Pengabdian

Kegiatan ini didukung oleh tim BINO yang terdiri atas Faldi Lulrahman, M.T, Melysa Putri, M.Si, Miftahurrahmah, M.T,Devia, S.T, Fardian, S.Kom, Ali Amran Tumanggor,ST dan Fera Afriyuni, MT.

Sinergi lintas keilmuan dalam tim menjadi kekuatan tersendiri dalam menyampaikan materi, pendampingan praktik, hingga diskusi interaktif bersama peserta.

Mendorong Ekonomi Sirkular dari Tingkat Kelurahan

Dalam sambutannya, Lurah Koto Lalang menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat menjadi langkah awal terbentuknya sistem pengelolaan limbah terpadu di tingkat kelurahan.

“Dengan pengelolaan yang tepat, limbah rumah tangga seperti minyak jelantah dan sisa organik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” ucap Irsyad Hardani.

Melalui kegiatan ini, Bank Sampah Insan Oke Politeknik ATI Padang menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam membangun kesadaran lingkungan, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mewujudkan praktik ekonomi sirkular yang berkelanjutan mulai dari lingkup terkecil: rumah tangga dan kelurahan. (faldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *