YOGYAKARTA, FOKUSSUMBAR.COM – Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Study on Campus ke Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Rombongan sebanyak 30 orang santri kelas akhir didampingi langsung oleh Mudir Pondok, Ustadz Dafri Harweli, bersama 7 orang guru pendamping. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung kepada santri tentang dunia perguruan tinggi, khususnya sistem penerimaan mahasiswa baru, dinamika kegiatan kemahasiswaan, serta pentingnya merencanakan studi masa depan sejak dini.
Rombongan disambut hangat oleh Tim Humas dan Akademik UIN Sunan Kalijaga di Gedung Rektorat. Dalam sesi pemaparan, para santri mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru di UIN Sunan Kalijaga, mulai dari jalur SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, hingga jalur Mandiri Prestasi dan CBT.

Selain akademik, santri juga diperkenalkan dengan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), organisasi intra kampus, program tahfidz dan bahasa, hingga peluang beasiswa nasional dan internasional yang tersedia di UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus unggul dan inklusif.
Mudir Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah Sarilamak, Ustadz Dafri Harweli, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pembinaan santri untuk berwawasan luas dan berorientasi masa depan.
“Kami ingin santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama dan kepesantrenan, tapi juga memiliki visi yang jelas tentang masa depan. Dengan melihat langsung kampus seperti UIN Sunan Kalijaga, mereka termotivasi untuk menyiapkan diri sejak dini, menyusun rencana studi, dan berani bermimpi besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik,” ujar Ustadz Dafri Harweli.
Menurutnya, memilih kampus dan jurusan tidak boleh asal-asalan, melainkan harus direncanakan dengan matang, disesuaikan dengan minat, bakat, dan cita-cita santri.
Sementara itu, salah satu santri peserta, mengaku sangat termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Jadi lebih semangat untuk belajar dan tahu cara masuk UIN. Ternyata banyak sekali kegiatan positif di kampus, tidak hanya kuliah saja. Kami jadi lebih yakin untuk menyusun target belajar dari sekarang,” ungkapnya.
Pihak UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengapresiasi kunjungan dari Sumatera Barat tersebut dan berharap silaturahmi ini dapat menjadi jembatan bagi santri-santri Al Kautsar Muhammadiyah untuk menjadi bagian dari keluarga besar UIN Sunan Kalijaga di masa mendatang. (salma)
