WONOGIRI, FOKUSSUMBAR.COM– Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendekatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat melalui program ATR/BPN Dekat. Layanan menggunakan mobil operasional ini memudahkan warga memperoleh informasi dan konsultasi tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah).
Manfaat layanan tersebut dirasakan Andri, warga Kabupaten Wonogiri. Ia mengaku terbantu karena dapat memperoleh informasi mengenai prosedur pengurusan tanah di lokasi yang lebih mudah dijangkau.
Andri mengetahui keberadaan layanan ATR/BPN Dekat melalui media sosial. Setelah mengetahui mobil layanan tersebut hadir saat kegiatan car free day di Alun-Alun Wonogiri pada akhir pekan, ia langsung memanfaatkannya untuk mencari informasi pertanahan.
Menurut Andri, keberadaan layanan di tengah aktivitas masyarakat menjadi solusi praktis, terutama bagi warga yang memiliki kesibukan sehari-hari.
“Karena lokasinya lebih dekat, jadi lebih terjangkau dan membantu masyarakat tentunya sehingga lebih menghemat waktu, biaya, dan juga tenaga masyarakat yang sedang mengurus sertipikat dan dokumen pertanahan lainnya,” ujarnya.
Saat mengunjungi mobil layanan tersebut, Andri mencari informasi mengenai proses balik nama sertipikat tanah akibat pewarisan. Melalui konsultasi itu, ia memperoleh penjelasan awal mengenai prosedur yang perlu dipahami sebagai bekal mempersiapkan dokumen persyaratan.
Ia menilai ATR/BPN Dekat tidak hanya membantu masyarakat yang sedang mengurus dokumen pertanahan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga untuk memahami persyaratan dan tahapan pelayanan sebelum mengajukan permohonan resmi.
Andri berharap layanan tersebut dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan lokasi yang semakin luas serta peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
Manfaat serupa juga dirasakan Ulil, warga Kota Salatiga. Ia menemukan mobil layanan ATR/BPN Dekat ketika melintas di depan Pasar Raya II Salatiga.
Memanfaatkan kesempatan tersebut, Ulil berhenti untuk berkonsultasi mengenai prosedur roya atau penghapusan hak tanggungan pada sertipikat tanah yang sebelumnya dijadikan jaminan pinjaman di bank.
Melalui layanan itu, Ulil mendapatkan penjelasan langsung dari petugas mengenai prosedur yang ingin diketahuinya. Ia pun menilai kehadiran mobil layanan di pusat aktivitas ekonomi masyarakat memberikan kemudahan bagi warga yang membutuhkan informasi pertanahan.
“Kalau menurut saya bagus layanan ini, kita nggak perlu datang ke kantor BPN. Kan ini banyak orang di pasar ya, pasti mereka butuh informasi soal pertanahan, jadi nggak perlu jauh-jauh ke kantor BPN karena di sini sudah ada. Jadi menurut saya sangat membantu,” kata Ulil.
Kehadiran ATR/BPN Dekat di Wonogiri dan Salatiga menunjukkan pentingnya mendekatkan akses informasi pertanahan ke lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Melalui layanan ini, warga dapat memperoleh konsultasi awal secara lebih praktis sebelum menindaklanjuti pengurusan dokumen di Kantor Pertanahan.
Dengan demikian, masyarakat memiliki kesempatan untuk memahami prosedur dan menyiapkan persyaratan secara lebih terarah, sekaligus menghemat waktu, biaya, dan tenaga. (*)





