Mahasiswa KKN UNES Edukasi Literasi Media di SDN 20 Kelurahan Binuang Kampung Dalam

Mahasiswa KKN UNES foto bersama majelis guru dan anak-anak SDN 20 Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, seusai mengikuti literasi media. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ekasakti (UNES) Kelompok 9 menggelar program utama mereka berupa edukasi literasi media bagi siswa-siswi SDN 20 Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Acara yang mengusung tema “Jadi Detektif Media yang Cerdas” ini dilaksanakan di Aula Sekolah tersebut.

Lebih dari 50 siswa dari kelas empat hingga enam antusias mengikuti kegiatan ini. Kepala Sekolah SDN 20, Afriyanti, S.Pd., secara langsung membuka acara dan menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN UNES.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 9 Universitas Ekasakti yang telah menggelar kegiatan ini dengan baik. Kehadiran narasumber yang kompeten sangat memberikan pencerahan dan edukasi penting tentang literasi media bagi anak-anak kami,” ujar Afriyanti dalam sambutannya pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Yumi Ariyati, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Ilmu Komunikasi UNES yang juga mantan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat periode 2018-2022. Pengalaman dan keahlian beliau di bidang komunikasi membuat materi yang disampaikan mudah dipahami dan menarik bagi para siswa.

Antusiasme siswa terlihat jelas selama sesi diskusi. Mereka aktif bertanya dan mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh narasumber, menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan. Para guru SDN 20 juga turut hadir mendampingi siswa dalam kegiatan ini.

Mengapa Literasi Media Penting bagi Generasi Digital?

Tujuan utama dari kegiatan literasi media ini adalah membekali siswa dengan pemahaman dasar tentang media massa, baik cetak maupun digital, serta cara mengidentifikasi informasi yang valid.

Di era digital saat ini, arus informasi begitu deras dan mudah diakses, tidak hanya melalui televisi dan radio, tetapi juga melalui platform media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram. Kemampuan memilah informasi menjadi keterampilan krusial yang harus dimiliki sejak dini.

Pentingnya literasi media bagi anak-anak tidak bisa diabaikan. Mereka adalah generasi digital yang tumbuh dikelilingi oleh berbagai jenis media. Tanpa bekal yang cukup, mereka berpotensi menjadi korban misinformasi, hoaks, atau bahkan cyberbullying. Oleh karena itu, edukasi seperti ini sangat vital untuk membangun pondasi berpikir kritis sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNES berharap dapat menumbuhkan kesadaran para siswa akan perannya sebagai konsumen media yang cerdas. Mereka tidak hanya sekadar menerima informasi, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan bahkan menciptakan konten yang positif.

“Di usia mereka sekarang, sangat penting untuk memahami bahwa tidak semua yang kita lihat atau baca di internet itu benar. Kami ingin mengajarkan mereka cara memverifikasi berita, mengenali ciri-ciri hoaks, dan menggunakan media sosial secara bijak,” jelas Dicky Ardiansyah, Ketua Kelompok 9 KKN Unes.

Manfaat dan Harapan Jangka Panjang

Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh para siswa. Guru-guru SDN 20 juga mendapatkan wawasan baru tentang metode penyampaian materi literasi media yang relevan dengan perkembangan zaman. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain untuk mengintegrasikan pendidikan literasi media ke dalam kurikulum mereka.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi ajang untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah, sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi bukti komitmen UNES dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, siswa-siswi SDN 20 tidak lagi menjadi ‘korban’ media. Sebaliknya, mereka akan menjadi ‘detektif media’ yang selalu skeptis dan kritis terhadap setiap informasi yang diterima. Ini adalah langkah kecil namun signifikan untuk menciptakan masyarakat yang lebih melek media dan tangguh menghadapi tantangan informasi di masa depan.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi awal dari program-program berkelanjutan yang dapat terus mendukung pendidikan dan perkembangan karakter siswa di SDN 20. Kesuksesan acara ini membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan. (sum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *