Peringatan Isra’ Mi’raj di Nanggalo, Maigus Nasir Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, S.Pd., M.Pd haidiri dan berikan tausiyah dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Raya Nanggalo, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, tadi malam. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, S.Pd., M.Pd menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menghidupkan kembali peran masjid dan musalla sebagai pusat pembinaan akhlak dan peradaban umat.

Penegasan tersebut disampaikan Maigus Nasir saat memberikan tausiyah pada Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Nanggalo, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, yang berlangsung khidmat dan penuh antusias jamaah.

Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis salurkan apresiasi kepada pelajar yang menghadiri kegiatan shalat berjamaah di masjid. (foto; ist)

Di hadapan ratusan jamaah yang memadati masjid, Maigus Nasir menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan tonggak spiritual yang menegaskan kewajiban shalat dan kedekatan hamba dengan Allah SWT. Karena itu, Pemerintah Kota Padang berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan masyarakat melalui program unggulan “Smart Surau”.

“Isra’ Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya shalat berjamaah dan memakmurkan masjid. Inilah yang sedang kami bangun melalui program Smart Surau, agar masjid kembali hidup, bukan hanya saat hari besar,” ujar Maigus Nasir penuh semangat.

85 Ribu Pelajar Digiring ke Masjid

Maigus Nasir mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kota Padang tengah mengupayakan sekitar 85.000 siswa SD dan SMP untuk datang ke masjid dan melaksanakan shalat berjamaah. Kehadiran para pelajar tersebut akan diverifikasi melalui sistem barcode di aplikasi Smart Surau, sehingga pembinaan karakter generasi muda dapat dipantau secara terukur.

“Kita ingin membentuk anak-anak Padang yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga kuat imannya,” tegasnya.

Guru dan ASN Wajib Shalat Berjamaah

Tak hanya pelajar, kebijakan Smart Surau juga menyasar aparatur pendidikan dan pemerintahan. Mulai Februari 2026, seluruh guru di Kota Padang diwajibkan shalat Subuh berjamaah di masjid, dengan pencatatan kehadiran melalui aplikasi Smart Surau.

Selanjutnya, pada pertengahan tahun 2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Padang juga akan diwajibkan shalat berjamaah di masjid.

“Ini bukan sekadar aturan administratif, tapi ikhtiar membangun aparatur yang takut kepada Allah,” kata Maigus Nasir.

Ketaatan Jadi Indikator Kepemimpinan

Lebih lanjut, Maigus Nasir mengungkapkan arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran, bahwa ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa akan menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kenaikan pangkat dan jabatan.

Keberhasilan seorang pejabat, kepala sekolah, hingga pimpinan OPD ke depan akan diukur dari tingkat keberhasilan penerapan Smart Surau di lingkungan masing-masing.

“Pemimpin yang baik adalah yang mampu menghidupkan masjid di wilayahnya,” ujarnya.

Menegakkan Adat Basandi Syara’

Menutup tausiyahnya, Maigus Nasir menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan falsafah Minangkabau: “Adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah.”

Menurutnya, pembangunan Kota Padang harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual, agar melahirkan masyarakat yang beradab dan bermartabat.

Sementara itu Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Tabligh Akbar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Nanggalo, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Amrizal Rengganis menegaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Nanggalo, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa malam (13/1/2026).

Camat Nanggalo juga menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Kota Padang melalui program Smart Surau, yang bertujuan menghidupkan kembali fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan falsafah Minangkabau adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah yang telah menjadi pedoman hidup masyarakat sejak dahulu.

“Pemerintah Kecamatan Nanggalo siap bersinergi dengan pemerintah kelurahan, pengurus masjid, lembaga adat, serta seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan Smart Surau, agar masjid benar-benar menjadi pusat pendidikan karakter, spiritual, dan sosial,” tegasnya.

Terakhir, Amrizal Rengganis berharap kegiatan Tabligh Akbar ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat serta menjadikan Kecamatan Nanggalo dan Kota Padang sebagai wilayah yang religius, aman, dan harmonis.

Tabligh akbar ini turut dihadiri Kapolsek Nanggalo AKP Ibnu Mas’ud, SH, Dr.Afrizal dari Tim TPP dan Ketua LPM Gurun Laweh, Ketua KAN Nanggalo Rustam, Ketua LKAAM Rusli serta tokoh adat dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen adat dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *