Ratusan Jamaah Padati Batu Busuk Berzikir, Warga Pauh Panjatkan Doa dan Perkuat Kebersamaan

Ratusan jamaah khusyuk mengikuti Batus Busuk Berdzikir. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kebersamaan dan semangat religius warga Batu Busuk begitu terasa dalam kegiatan Batu Busuk Berzikir yang berlangsung khidmat di Masjid Ikhlas Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (25/1/2026).

Ratusan jamaah dari berbagai kalangan memadati masjid untuk mengikuti rangkaian zikir bersama yang digelar seusai salat Zuhur berjamaah.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pauh, Ruri Afrianto kepada fokussumbar.com, sore tadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ikhtiar spiritual masyarakat.

Kegiatan Batu Busuk Berdzikir yang digelar bakda dzhuhur tadi. (foto; ist)

“Zikir bersama ini merupakan wujud kita berserah diri kepada Allah SWT agar senantiasa dijauhkan dari musibah serta diberikan perlindungan dan keberkahan hidup,” ujarnya.

Disebutkan Ruri yang turut didampingi pengurus Karang Taruna Kota Padang, Uncu Gusmar, serta tokoh masyarakat Jamasri Tanjung, suasana kegiatan Batu Busuk Berzikir terasa semakin khusyuk dengan tausiah yang disampaikan oleh Buya H. Darmis Muar, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, bersama Ustaz Sigit Sugiarto dan Teungku Usman, S.Pd.

Kesuksesan acara juga tak lepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat, mulai dari alumni SMPN 14 Padang, Majelis Taklim Pauh, Karang Taruna Pauh, para ninik mamak, pemuda setempat, pengurus masjid, hingga perantau.

Rangkaian kegiatan religius di wilayah Pauh sendiri telah dimulai sejak sehari sebelumnya. Pada Sabtu malam (24/1/2026), selepas Magrib, masyarakat juga menggelar Pauh Bershalawat di Masjid Tajur Arifin Kapalo Koto.

Selain memperkuat sisi spiritual, warga Pauh juga menunjukkan kepedulian sosial dalam menghadapi berbagai musibah.

Ruri menambahkan, masyarakat bersama Karang Taruna aktif menyalurkan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, dana tunai, hingga mengantarkan nasi untuk makan malam selama lebih dari sebulan. Dalam sepuluh hari terakhir, juga telah dilakukan pendistribusian air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Melalui kebersamaan dalam doa dan aksi nyata di lapangan, warga Pauh berharap dapat terus memperkokoh solidaritas sekaligus menghadirkan ketenangan dan harapan bagi masyarakat kedepannya. (eko)

Exit mobile version