Pariaman Ajukan Diri Tuan Rumah Empat Cabor Porprov Sumbar 2026

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat rapat koordinasi bersama panitia Porprov Sumbar dan KONI Kota Pariaman, Kamis (2/4/2026). (Foto Humas KONI Sumbar)

PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM — Pemerintah Kota Pariaman menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Tahun 2026 dengan mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk empat cabang olahraga.

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat rapat koordinasi bersama panitia Porprov Sumbar dan KONI Kota Pariaman, Kamis (2/4/2026).

Rapat itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Mulyadi, Ketua Panitia Porprov 2026 Septri, anggota OC Porprov Syafriawati, Sekretaris Panitia David Melko, serta Ketua KONI Pariaman Edison TRD beserta jajaran.

Yota Balad menjelaskan, empat cabang olahraga yang diajukan Kota Pariaman yakni tenis lapangan, sepatu roda, teqball, dan soft tenis. Menurutnya, kesiapan venue untuk keempat cabang tersebut telah dipersiapkan.

“Surat pengajuan sebagai tuan rumah sudah kami tandatangani. Mudah-mudahan Pariaman dapat dipercaya menjadi bagian dari pelaksanaan Porprov 2026,” ujarnya.

Yota, juga meminta kejelasan terkait pembagian tanggung jawab anggaran antara pemerintah daerah sebagai tuan rumah dengan panitia pelaksana Porprov. Hal itu dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penganggaran.

“Kami berharap ada rincian resmi dari KONI Sumbar terkait item-item anggaran, sehingga jelas mana yang menjadi tanggung jawab tuan rumah dan mana yang ditanggung panitia pelaksana,” kata Yota.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov 2026, Septri, menyebut peluang Kota Pariaman menjadi tuan rumah cukup terbuka untuk cabang olahraga yang diajukan.

Ia menjelaskan, pembagian tanggung jawab anggaran sebelumnya telah disepakati dalam rapat koordinasi bersama KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat yang digelar di Universitas Negeri Padang (UNP).

Menurut Septri, panitia pelaksana bertanggung jawab atas honor wasit dan juri, kepanitiaan, konsumsi panitia, medali, maskot, spanduk, serta kartu identitas.

Sedangkan pihak tuan rumah bertanggung jawab terhadap panitia lokal, keamanan, layanan kesehatan, kebersihan, transportasi lokal, serta penyediaan umbul-umbul dan baliho.

“Hal ini sudah kami sampaikan dalam rakor sebelumnya. Namun, kami juga akan menindaklanjuti dengan surat resmi terkait rincian anggaran yang diminta Wali Kota Pariaman,” ujarnya.

Pelaksanaan Porprov Sumbar 2026 diharapkan menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di daerah penyelenggara. (jiga)

Exit mobile version