PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Blue Ocean Minangkabau Run (BOM Run) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026. Komitmen ini ditegaskan dalam audiensi panitia dengan jajaran Pemko Padang, sekaligus melaporkan kesiapan grand launching yang akan digelar pada Minggu, 12 April 2026.
Audiensi tersebut dipimpin Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, didampingi Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek.
Keduanya memaparkan progres persiapan event yang ditargetkan menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Sumatera Barat tahun ini.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan komitmen penuh Pemko dalam mendukung kesuksesan event tersebut.
“BOM Run ini sudah memiliki jadwal yang jelas. Ini event besar yang membutuhkan koordinasi dan kolaborasi semua pihak. Pemerintah Kota Padang mendukung penuh dan akan mendorong sinergi lintas OPD agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujarnya.
Menurut Maigus, BOM Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum strategis untuk memperkuat citra Kota Padang sebagai kota yang tertib, bersih, ramah wisatawan, dan siap menjadi tuan rumah event berskala nasional.
“Padang harus tampil tertib dan bersih. Peserta yang datang harus merasakan kenyamanan, keamanan, serta kesan positif selama berada di kota ini,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, Asisten III Setdako Padang yang juga Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Corri Saidan, menyampaikan kesiapan dukungan teknis. Mulai dari pengamanan rute, rekayasa lalu lintas, kebersihan kawasan, hingga penyediaan fasilitas publik akan dipersiapkan secara matang.
“BOM Run memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus dimaksimalkan sejak dini,” katanya.
Hal senada disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Padang, Feri Mulyani Hamid. Ia menilai BOM Run sebagai event strategis yang mengintegrasikan olahraga, promosi budaya, dan penguatan ekonomi lokal.
“Event ini harus menjadi panggung untuk memperkenalkan wajah Padang yang ramah, budaya yang kaya, kuliner khas, serta UMKM yang kreatif dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, menyebut grand launching 12 April akan menjadi titik awal kampanye besar untuk menjaring peserta dari berbagai daerah sekaligus membangun antusiasme publik.
“Grand launching ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi start awal gerakan bersama untuk menjadikan BOM Run sebagai event kebanggaan Kota Padang dan Sumatera Barat,” katanya.
Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek, menegaskan bahwa BOM Run merupakan wujud kontribusi nyata alumni SMA Negeri 3 Padang terhadap pembangunan daerah, khususnya di sektor olahraga dan pariwisata.
Ia menjelaskan, PB Ikasmantri telah menerbitkan SK Nomor 001/SK-BR/II/2026 tentang Penetapan Panitia Pelaksana Inti sebagai bentuk keseriusan dalam menyiapkan event secara profesional. Dalam struktur tersebut, Revdi Iwan Syahputra ditetapkan sebagai Ketua Pelaksana, didampingi Sri Hayati (Wakil Ketua) dan Zulhendri Togo (Sekretaris), serta didukung jajaran panitia lainnya.
“BOM Run ini bukan sekadar lomba lari, tetapi ruang kolaborasi besar yang mengintegrasikan olahraga, pariwisata, UMKM, dan promosi daerah. Alumni siap mendukung penuh,” tegas Yulviadi.
Selain lomba lari, BOM Run 2026 juga akan diramaikan dengan promosi kuliner khas Minangkabau, pameran produk UMKM, hiburan rakyat, serta potensi kehadiran tokoh nasional dan penulis ternama guna memperluas daya tarik event.
Dengan dukungan kuat dari Pemko Padang, PB Ikasmantri, komunitas lari, serta masyarakat, BOM Run 2026 diyakini akan menjadi event sport tourism unggulan yang tidak hanya mengangkat citra daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi Sumatera Barat. (jiga)




