PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kabar gembira bagi dunia pendidikan di Kota Padang. SMK Muhammadiyah 1 Padang resmi membuka program boarding school dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Langkah ini langsung mendapat apresiasi dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Padang, H. Al Amin, S.Sos., MM. Ia menilai program tersebut sebagai terobosan besar dalam menciptakan pendidikan yang menggabungkan ilmu terapan dengan nilai-nilai keislaman.
“Ini bukan sekadar program baru, tapi langkah strategis untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” tegas Al Amin pada fokussumbar.com, Kamis (16/4/2026).
Ia juga mengingatkan para guru untuk terus meningkatkan kualitas dalam mendidik, agar lulusan benar-benar unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.
Tak hanya itu, pesan khusus juga disampaikan kepada siswa baru. Mereka diminta serius, disiplin, dan aktif mengikuti berbagai kegiatan di sekolah maupun asrama, seperti tahfidz Al-Qur’an, praktik ibadah, hingga pelatihan mubaligh.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Padang, Dr. (Cand) M. Fikar, S.Ag., MM., M.Pd, menegaskan bahwa program boarding school ini didukung fasilitas lengkap dan modern.
“Di sini siswa tidak hanya belajar, tapi juga dibina menjadi pribadi mandiri, religius, dan siap kerja maupun kuliah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, keunggulan sekolah ini antara lain tenaga pengajar profesional, fasilitas belajar dan workshop terkini, serta peluang besar untuk masuk perguruan tinggi favorit atau langsung bekerja dan berwirausaha.
Lebih menarik lagi, sekolah ini mengusung konsep anti-bullying, penuh prestasi di tingkat daerah hingga nasional, serta menyediakan delapan konsentrasi keahlian bagi siswa.
Fasilitasnya pun tak main-main: gedung milik sendiri, asrama nyaman, masjid, ruang kelas representatif, lapangan olahraga, laboratorium komputer, ruang multimedia, perpustakaan, teaching factory, hingga workshop kejuruan lengkap.
Namun perlu dicatat, kuota boarding school sangat terbatas dan khusus untuk laki-laki. Pendaftaran dibuka dalam tiga gelombang, sehingga calon siswa diminta untuk segera mendaftar sebelum kehabisan, pungkas M. Fikar. (bima)
