Rakor Reforma Agraria Sumbar 2026 Perkuat Sinergi Lintas Sektor

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM— Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Reforma Agraria Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (14/4/2026) menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan keadilan agraria yang berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga para pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pelaksanaan program reforma agraria agar lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesisir Selatan, Mira Desrita, S.Si, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan reforma agraria di daerah.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program reforma agraria berjalan optimal. Sinergi antarinstansi sangat dibutuhkan agar penataan penguasaan dan pemanfaatan tanah benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa
keberhasilan reforma agraria tidak hanya diukur dari aspek legalisasi aset, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatan tanah oleh masyarakat.

“Harapannya, melalui kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya memberikan kepastian hukum atas tanah, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang produktif,” tambahnya.

Melalui rakor ini, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat. (*/jiga)

Exit mobile version