Badupari Siap Bersinergi dengan Pemko Padang

Ketua Badupari Kota Padang, Zulhendri Ismed didampingi Sekretaris Badupari, Roy Gabro dan Bendahara, Ir. Edison bersalaman dengan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Amrizal Rengganis. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang bergerak di bidang sosial dan kebudayaan, Barisan Dubalang Parik Paga Nagari (Badupari) Kota Padang mengaku siap bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Tujuannya, untuk mendukung program unggulan (progul) Walikota Padang, Fadly Amran, yakni “Sinergi Nagari” terutama dibidang pelestarian adat dan budaya serta memberantas penyakit masyarakat.

“Sebenarnya lahirnya Badupari ini adalah untuk membantu walikota dalam mewujudkan progulnya “Sinergi Nagari” dalam kota. Kalau sekarang Pemko punya dubalang kota itu tak jadi masalah. Kami siap bersinergi,” tegas Ketua Badupari Kota Padang, Zulhendri Ismed yang didampingi Sekretaris Badupari Kota Padang, Roy Gabro dan Bendahara, Ir. Edison seusai audiensi dengan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Amrizal Rengganis di ruang kerjanya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, selama ini Badupari tetap konsen dan mengawal kebijakan Pemko Padang di bawah pimpinan Walikota, Fadly Amran dan Wakil Walikota, Maigus Nasir.

Hanya saja, karena Badupari bersifat ormas tentu pengaruhnya tidak terasa secara langsung. Tapi sebagai mitra pemerintah, Badupari selalu memberikan masukan positif.

“Selama ini ada sedikit mis komunikasi dengan walikota sehingga keberadaan Badupari dipandang sebelah mata oleh sebagian pihak. Padahal sebenarnya kami tidak ada masalah,” aku Ketua Perguruan Silek Singo Barantai itu dengan jujur.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Padang, Amrizal Rengganis mengaku akan mengakomodir aspirasi yang disampaikan pengurus Badupari Kota Padang tersebut.

“Sebagai badan yang mengelola kepentingan ormas dan lembaga politik di Kota Padang tentu kami akan selalu berusaha menjaga kemitraan dengan semua pihak. Termasuk dengan Badupati,” paparnya.

Untuk itu, lanjut mantan Camat Nanggalo tersebut, pihaknya akan berusaha memfasilitasi hubungan Badupari dengan Pemko Padang agar kembali harmonis.

“Saya rasa hanya masalah mis komunikasi saja. Pada prinsipnya pak wali selalu mendukung keberadaan ormas apa saja sejauh mau bermitra atau bekerjasama dengan kami,” tuturnya menjelaskan.

Pada pertemuan itu, pengurus Badupari Kota Padang juga menyampaikan salah satu komitmennya dalam mendukung progul walikota yakni dengan menyatakan sikap menolak LGBT di Kota Padang yang akhir-akhir ini makin meresahkan masyarakat. (Noa)

Exit mobile version