Solidaritas Merah: Aksi Kemanusiaan GMNI FISIP Unand di Tengah Bencana Banjir

GMNI Fisip Unand menyalurkan bantuan terhadap korban bencana banjirdi Cupak Tangah kecamatan Pauh kota Padang. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Bencana banjir yang melanda wilayah Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, telah menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Rumah-rumah warga terendam, akses transportasi terganggu, serta aktivitas harian lumpuh di berbagai titik.

Melihat kondisi tersebut, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) FISIP Universitas Andalas menunjukkan kepedulian dan solidaritas melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Pada kesempatan tersebut, kader-kader GMNI FISIP Unand hadir langsung di Posko Evakuasi SDN 02 Cupak Tangah untuk menyerahkan bantuan berupa air mineral, makanan siap saji, dan kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para korban banjir.

Kehadiran para kader disambut hangat oleh pihak posko dan masyarakat, yang hingga saat ini masih bertahan di lokasi evakuasi karena rumah mereka belum sepenuhnya aman untuk dihuni kembali.

Aksi sosial ini merupakan wujud nyata komitmen GMNI sebagai organisasi kader yang berlandaskan ideologi Marhaenisme. Sebagaimana garis perjuangan GMNI yang menekankan pentingnya keberpihakan kepada rakyat kecil, kegiatan ini menjadi bentuk implementasi semangat “bersama rakyat, GMNI berjuang” yang tidak berhenti pada teori maupun diskusi, tetapi diwujudkan melalui tindakan konkret.

Para kader tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berdialog dengan warga, mendengarkan keluhan, kebutuhan, serta kondisi mereka pasca-banjir. Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab moral sebagai agen perubahan sosial.

Kegiatan yang dilakukan GMNI FISIP Unand ini juga mempertegas peran mahasiswa dalam situasi krisis. Di tengah banyaknya organisasi dan lembaga yang turut membantu, kehadiran GMNI menjadi bukti bahwa gerakan mahasiswa masih relevan dalam memberikan kontribusi nyata.

Koordinasi dengan pihak posko berlangsung baik, di mana bantuan yang diserahkan turut meringankan beban logistik yang terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan warga. Pihak pengelola posko menyampaikan apresiasi atas kepedulian GMNI FISIP Unand yang bergerak cepat dan responsif dalam memberikan bantuan.

Melalui kegiatan ini, GMNI FISIP Unand berharap dapat meringankan penderitaan masyarakat Cupak Tangah yang terdampak banjir serta menumbuhkan kembali semangat solidaritas sosial.

Bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan pengungsi, namun menjadi simbol penting bahwa mahasiswa selalu hadir bersama rakyat, terutama dalam situasi yang membutuhkan kepedulian kolektif.

Aksi kemanusiaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi organisasi mahasiswa lainnya untuk turut bergerak dan memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat. GMNI FISIP Unand menegaskan bahwa kerja-kerja kerakyatan seperti ini akan terus menjadi bagian dari agenda perjuangan mereka, sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal nilai-nilai kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat kecil. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *