JAKARTA, FOKUSSUMBAR.COM – Dua atlet menembak Sumatera Barat asal Kabupaten Agam, Rahmad Fahri dan Syafa Alya Azzahra, membawa nama daerah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak Antar Pengprov 2026 di Jakarta.
Menariknya, kedua atlet muda tersebut merupakan saudara kandung. Rahmad Fahri yang berusia 17 tahun merupakan kakak dari Syafa Alya Azzahra yang baru berusia 12 tahun.
Keduanya sama-sama berasal dari Palupuh, Kabupaten Agam, dan kini mendapat kesempatan memperkuat Sumbar di ajang nasional yang sekaligus menjadi bagian dari proses menuju PON XXII/2028.
Rahmad merupakan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bukittinggi. Atlet yang turun di nomor 10 Meter Air Rifle Men tersebut sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan menembak PERBAKIN tingkat nasional.
Sementara sang adik, Syafa Alya Azzahra, tercatat sebagai siswa kelas VII SMP Negeri 1 Palupuh. Pada usia 12 tahun, Syafa akan menjalani pengalaman pertamanya tampil di kejuaraan nasional di Lapangan Tembak Senayan Jakarta. Ia turun pada nomor 10 Meter Air Rifle Women.
Keduanya juga telah menjalani equipment control atau pemeriksaan perlengkapan pertandingan. Berdasarkan dokumen pemeriksaan, Syafa tercatat menggunakan senjata merek Feinwerkbau, sedangkan Rahmad menggunakan senjata merek Walther.
Kejurnas Menembak Antar Pengprov 2026 digelar PB PERBAKIN pada 21–26 Agustus 2026 di Lapangan Tembak Senayan Jakarta dan Lapangan Tembak Cikupa, Tangerang.
Kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus 66th Anniversary PB PERBAKIN.
Bagi kedua bersaudara tersebut, kejuaraan ini memiliki arti penting karena tidak hanya menjadi arena persaingan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi babak kualifikasi PON XXII/2028 bagi atlet Indonesia.
Nomor 10 Meter Air Rifle yang diikuti Rahmad dan Syafa merupakan salah satu nomor yang dipertandingkan pada kategori putra dan putri. Kejuaraan juga mempertandingkan sejumlah nomor lainnya, termasuk 10 Meter Air Pistol, 25 Meter Pistol, 50 Meter Rifle 3 Positions, Moving Target serta nomor shotgun.
Kakak Berpengalaman, Adik Jalani Debut Nasional
Bagi Rahmad, keikutsertaan di Kejurnas kali ini menjadi kesempatan menambah pengalaman sekaligus mengejar hasil terbaik untuk Sumatera Barat.
Sebelumnya, ia sudah beberapa kali tampil dalam kejuaraan menembak tingkat nasional yang digelar PERBAKIN.
Pada Agustus ini, Rahmad kembali mendapat kesempatan bertanding di Lapangan Tembak Senayan.
Selain mengejar prestasi, keikutsertaannya juga menjadi bagian dari penilaian Minimum Qualification Score (MQS) menuju PON 2028.
Berbeda dengan kakaknya, Syafa baru pertama kali merasakan atmosfer kejuaraan nasional di Senayan. Meski masih berusia 12 tahun, ia sudah mendapat kepercayaan turun pada nomor 10 Meter Air Rifle Women sekaligus mengikuti penilaian MQS PON 2028.
Kehadiran keduanya sekaligus menjadi gambaran proses regenerasi atlet menembak di Kabupaten Agam dan.Sumatera Barat. Kakak dan adik tersebut kini menjalani pengalaman berharga dengan membawa nama Sumbar di arena nasional.
Pelatih Perbakin Agam, Henrizal, menilai keikutsertaan Rahmad dan Syafa menjadi momentum penting bagi perkembangan atlet menembak Agam, terutama karena keduanya masih berada pada usia muda.
“Kami tentu berharap Rahmad dan Syafa bisa tampil maksimal. Bagi Rahmad, pengalaman yang sudah dimiliki diharapkan bisa menjadi modal untuk meraih hasil terbaik. Sementara bagi Syafa, ini menjadi pengalaman pertama di tingkat nasional yang sangat penting untuk proses pembinaan dan menambah jam terbang,” ujar Henrizal.
Menurut Henrizal, keikutsertaan kedua atlet tidak hanya diarahkan untuk mengejar hasil pada satu kejuaraan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang menuju ajang yang lebih besar.
“Yang terpenting mereka mampu bertanding dengan tenang, disiplin dan memberikan kemampuan terbaik. Hasil tentu kita harapkan maksimal, tetapi proses dan pengalaman bertanding juga sangat penting bagi perkembangan mereka ke depan,” lanjutnya.
Kejurnas Menembak Antar Pengprov 2026 sendiri merupakan bagian dari agenda pembinaan prestasi nasional PB PERBAKIN. Kejuaraan tersebut juga diarahkan untuk menjaring dan membina atlet berbakat dari seluruh Indonesia serta menjadi bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026, SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.
Dengan status sebagai kakak-adik, Rahmad dan Syafa kini memiliki pengalaman yang berbeda di arena yang sama. Rahmad membawa pengalaman bertanding di level nasional, sementara Syafa datang sebagai debutan termuda.
Keduanya sama-sama membawa harapan Kabupaten Agam dan Sumatera Barat untuk tampil maksimal, sekaligus membuka peluang menuju PON XXII/2028. (jiga)
