Cerpen : Nurul Jannah*) “Kadang keluarga tidak lahir dari darah yang sama, melainkan dari hati yang memilih untuk saling menjaga.”…
Dosen Lingkungan IPB University
“Habib Sholeh Tanggul”
Oleh : Nurul Jannah*) Cahaya yang Tidak Pernah Padam “Ada manusia yang dikenang karena ilmunya. Ada yang diingat karena jasanya….
“Ruang Maaf”
Oleh : Nurul Jannah*) “Di hari orang-orang saling berjabat tangan, ada hati yang diam-diam belajar memaafkan dirinya sendiri.” Pagi itu,…
“Puasa Ayah”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Di dunia yang bising oleh kata-kata, cinta seorang ayah sering bekerja dalam diam.” Sore Ramadan selalu…
“Hari Kemenangan”
Oleh : Nurul Jannah*) “Di hari yang disebut kemenangan ini, yang paling kutakuti… adalah kembali menjadi diriku yang lama.” Hari…
“Jangan Pernah Menyerah”
Oleh ; Nurul Jannah*) “Banyak orang terlihat kuat di pagi hari. Padahal semalam mereka hampir menyerah.” Tidak semua orang yang…
“Pada Sepertiga Malam”
Cerpen : Nurul Jannah*) Kadang Allah tidak langsung melembutkan keadaan kita. Ia akan melembutkan hati kita terlebih dahulu Di minggu…
“Lampu Musala Padam”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Keikhlasan sering bekerja dalam sunyi. Tanpa tepuk tangan, tanpa nama. Namun justru dari kesunyian itulah cahaya…
Sebelum Menutup Hari
Oleh : Nurul Jannah*) “Tidak semua yang melelahkan hari ini perlu ikut terbangun esok pagi.” Malam selalu datang dengan cara…
“Berhenti Sebentar”
Karena yang paling kuat pun tetap membutuhkan jeda Oleh : Nurul Jannah*) Kadang kita tidak membutuhkan motivasi baru. Tidak juga…
“Ayam Bertelur Rupiah”
Receh yang setia, tumbuh menjadi karakter yang tak tergantikan. Oleh: Nurul Jannah*) Tentang sabar yang dilatih diam-diam, hingga berbuah kebaikan…
“Nanti Kamu Mengerti”
Oleh : Nurul Jannah*) Menulis tentang cinta yang baru kita pahami setelah terlambat Dulu, kita pernah berdiri di ambang pintu…
Ramadan Karim
Oleh : Nurul Jannah*) Ramadan datang lagi. Ia datang seperti tamu yang tidak pernah meninggikan suara,namun kehadirannya selalu mengubah arah…
Langit Memanggil
Oleh : Nurul Jannah*) Ramadan turun perlahan,sebagai getar yang merayap pelan ke dalam dada,seperti langit yang mendekat,menyentuh hati yang lama…
“Ketika Surga Retak”
Oleh: Nurul Jannah*) Negeri ini pernah terasa seperti surga. Hutan-hutannya berzikir bersama angin.Sungai-sungainya mengalir seperti doa yang tak pernah putus.Gunung-gunungnya…
