Perihal Engkau

Puisi : Khairani*)

Dirinya sempat membuat hati terpaku

Seolah gemercik api menyambar hati

Bagaikan bunga hidup diantara layu

Dirinya nyaris sempurna di terra ini.

Ada sesuatu yang tidak bisa diterjemahkan

Melihat semua hal indah tertuju dengannya

Hadir diranahku disela sela keheningan hati

Lalu pergi dengan kenangan yang menetap.

Aku tak ingin memaksamu, sungguh tidak

Aku hanya ingin perasaan ini selalu diam

Akupun hanya ingin melihatmu bahagia

Meski bukan aku yang bersandar padamu.

Kadang diriku selalu bertanya, mengapa

Dan aku bertanya-tanya apakah mengagumi

Seseorang bisa seindah dan namun sesakit ini?

Apakah selalu ini konsekuensi mengagumi?

Berharap bisa mendapat tatapan sama

Berharap kamu merasa hal serupa

Namun sungguh aku selalu belajar bahwasanya

perasaan hanya bisa berhasil ketika dua insan saling terpaut.

Pengurus UKM Bengkel Kata: Riset dan Publikasi Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang*)

Exit mobile version