PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Dua bulan menjelang pelaksanaan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4, Juni 2026 mendatang di Bukittinggi – Sumbar, Perkumpulan Penulis SatuPena Sumatera Barat menetapkan sejumlah nominasi untuk kategori Penulis Prolifik dan Penulis Berprestasi SatuPena Sumbar tahun 2026.
Hasil keputusan dan penetapan tersebut dilakukan melalui rapat Dewan Juri yang berlangsung secara daring pada 7–8 April 2026.
Rapat yang berlangsung melalui pertemuan zoom tersebut diikuti oleh sejumlah Dewan Juri yang terdiri Sastri Bakry (Ketua SatuPena Sumbar, sastrawati, budayawan, dan mantan birokrat), Armaidi Tanjung (Sekretaris SatuPena Sumbar, jurnalis, serta Penulis Berprestasi SatuPena Sumbar 2024), Saunir (Penulis Prolifik SatuPena Sumbar 2023, pensiunan dosen Universitas Negeri Padang dan mantan Wakil Rektor Universitas Mahaputra Muhammad Yamin), Yurnaldi (wartawan senior, sastrawan, budayawan, Penulis Berprestasi SatuPena Sumbar 2023), serta Leni Marlina (Penulis Berprestasi SatuPena Sumbar 2025, akademisi di FBS Universitas Negeri Padang, sastrawati).
“Nama-nama yang diusulkan merupakan anggota yang dinilai aktif menulis secara konsisten, baik melalui penerbitan buku, tulisan di media massa, maupun aktivitas literasi di berbagai ruang komunikasi komunitas, termasuk media sosial dan grup WhatsApp. Sejumlah nama juga diajukan karena memiliki capaian atau pengakuan dari lembaga di luar SatuPena,” kata Sastri Bakry.
Setelah melalui pembahasan dan pertimbangan bersama, Dewan Juri menetapkan beberapa nama sebagai nominasi.
Untuk kategori Penulis Prolifik, nominasi diberikan kepada Edrawati (Padang), Fredrik Tirtosuryo Esoputra (Padang Panjang) dan Meria Fitriwati (Pesisir Selatan).
Sementara itu, pada kategori Penulis Berprestasi, nominasi diberikan kepada Anggun Gunawan (Jakarta, asal Pariaman), Dilla (Bukittinggi), Duski Samad (Padang), dan M. Isa Gautama (Padang).
Urutan nama dalam daftar nominasi tersebut disusun secara alfabetis dan tidak mencerminkan peringkat ataupun hasil penilaian akhir dari Dewan Juri.
“Selain itu dalam proses penilaian, Dewan Juri tidak hanya melihat jumlah tulisan atau mutu karya yang dihasilkan. Integritas pribadi, konsistensi dalam berkarya, serta kontribusi dalam kegiatan-kegiatan SatuPena Sumbar juga menjadi bagian penting dalam pertimbangan dewan juri,” tutur Lina Marlina.
Dari daftar nominasi tersebut, nantinya akan dipilih masing-masing satu orang penerima penghargaan untuk setiap kategori melalui keputusan resmi Dewan Juri.
Penghargaan kepada para penerima di dua kategori direncanakan diserahkan pada 3 Juni 2026, bertepatan dengan Welcome Dinner IMLF ke-4 yang akan berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi.
Dalam rapat dewan juri tersebut juga mengemuka bahwa cukup banyak penulis di Sumatera Barat yang sebenarnya memiliki potensi untuk masuk dalam kategori penulis prolifik maupun penulis berprestasi. Namun sebagian di antaranya belum dapat dimasukkan dalam proses nominasi karena belum tercatat sebagai anggota resmi Perkumpulan Penulis SatuPena Sumbar, sehingga belum memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku.
“Melalui proses ini diharapkan semangat berkarya di kalangan anggota SatuPena Sumbar semakin tumbuh dan berkembang. Pada saat yang sama, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi para penulis dalam memperkaya khazanah literasi di Ranah Minangkabau, Sumatera Barat khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” kata Armaidi Tanjung mengakhiri. (rls)




